Pada kesempatan ini admin akan share ebook cisco CCNA v1 kang Agus Setiawan.
Sertifikat CCNA (Cisco Certified Network Associate) ialah sertifikasi yang populer di kompetensi IT dalam teknologi jaringan komputer yang dioptimalkan oleh Cisco Systems. Cisco menjadikan CCNA untuk mengenali kompetensi dasar dalam instalasi dan dukungan dari jaringan berskala menengah.
Halo semuannya sahabat zonemint, Kali ini saya akan update tutorial bagaimana konfigurasi inter vlan di cisco. Namun sebelumnya kawan-kawan harus tau apa itu inter vlan routing ??? Nah kawan-kawan sebelum ini saya udah ada artikelinter vlan model tradisionaldan kali ini saya update yang model modern??? model modern (Router on Stick) ini dimana satu jalur dapat melewatkan beberapa vlan dan keuntunganya sebagai network engginer tidak report untuk menyiapkan kabel dan trouble di salah satu kabel.
Oke teman-teman itu saja penjelasan apa itu Inter Vlan Routing model Modern atau disebut (router on stick).
Alat dan Bahan Pelaksanaan :
Cisco Packet Tracer 7.2
Jangka waktu Pelaksanaan :
Kurang lebih 6-10 menit jangka waktu pelaksanaan
Tahap Pelaksanaan :
Langkah 1 Buat topologi jaringan
Sebelum melakukan konfigurasi InterVlan routing model modern, buatlah skema topologi jaringan dan alat dibutuhkan seperti 1 router, 2 switch layer 2, 2 pc, 2 laptop, dan kabel straight dan cross.
Langkah 2 Buat Vlan id dan nama
Selanjutnya jika udah membuat topologi Inter Vlan routing model modern, lakukan konfigurasi vlan di masing-masing switch.
Langkah 3 Memasukan port vlan
Langkah ketiga ini saya akan memasukan range interface yang sesuai vlan id dan name udah dibuat tadi.
Konfigurasi Vlan Trunk di interface f0/1 di masing-masing switch dan buat swtich 2 di interface g0/1 juga di vlan trunk untuk menuju router.
Langkah 5 Konfigurasi subinterface vlan
Kemudian di sisi router konfigurasi membuat subinterface menjadi trunk menuju switch.
Langkah 6 Mengaktifkan interface
Sesudah membuat subinterface jangan lupa mengaktifkan interface g0/0 supaya dapat terkoneksi ke jaringan tersebut dengan command "int g0/0" dan "no shutdown".
InterVlan Routing ialah konsep vlan yang dimana menggunakan gateway di sisi Router utama dengan memasukan ip sebagai gerbang untuk keluar berbeda network. InterVlan ini dilakukan di Switch layer 2 dan juga bisa di switch (MLS). Dalam model InterVlan Routing di perangkat cisco ada 2 model yaitu model tradisional dan modern. Namun pembahasan kali saya akan menjelaskan model tradisional. Model tradisional ini kita melakukan setting dengan 2 jalur port dimana port tersebut dibuat untuk vlan id sebagai contoh vlan 10 dan vlan 20. Switch yang kita setting dengan mode access karena setiap kabel menjebatani satu vlan id. Nah sampai sini udah paham belum ??? Jika belum baca ulang lagi ya!!!. Sekarang ikuti langkah berikut ini :
Alat dan Bahan Pelaksanaan :
Cisco Packet Tracer
Jangka waktu pelaksanaan :
jangka waktu pelaksanaan kurang lebih 6-10 menit
Tahap Pelaksanaan :
Langkah 1 Buat Topologi
Untuk mengawali konfigurasi kita buat dulu rancangan topologi dimana saya butuhkan 1 router, 2 switch (2906), 2 pc, 2 laptop dan kabel straight, cross. Buatlah topologi seperti berikut ini.
Langkah 2 Buat vlan id dan namanya.
Selanjutnya jika udah membuat topologi lalu konfigurasi masing-masing switch dengan mode CLI. Buatlah vlan id dan nama sepeti contoh vlan 10 (ZoneMint) dan vlan 20 (ZoneRepo) dan juga lakukan di Switch kedua, Nah kali juga perhatikan untuk melakukan ini kita mode Global ya!!
Langkah 3 Memasukkan port ke vlan.
Langkah ketiga ini lakukan memasukkan port yang akan dibuat atau dikelompokan dalam vlan tersebut seperti contoh "int f0/2 vlan 10 dan int f0/3 vlan 20".
Langkah 4 Setting Vlan Trunk.
Apa yang akan dilakukan sekarang ??? yaitu setting Vlan trunk untuk antar switch layer 2 tersebut seperti contoh vlan trunk disetting pada interfaces "f0/1".
Langkah 5 Setting vlan ke Router.
Untuk menghubungkan vlan dari switch ke router cukup setting mode access karena masing-masing vlan memiliki jalur sendiri buka seperti trunk satu jalur buat rame-rame.
Langkah 6 Setting gateway Vlan.
Langkah keenam setting gateway buat vlan tersebut di router dan sesuaikan jalur yang udah kita buat tadi contoh interfaces "g0/0" jalur vlan 10 dan interfaces "g0/1" jalur vlan 20 dengan gateway vlan 10 (192.168.16.254/24) dan vlan 20 (192.168.14.1/24).
Langkah 7 Setting ip client.
Setelah melakukan pemberian ip gateway buat vlan sekarang lakukan setting ip di sisi client untuk bisa melakukan hubungan dengan network lainnya.
Langkah 8 test ping.
Langkah terakhir lakukan ping ke network lainya dengan command "ping 192.168.16.3".
Pada kesempatan ini saya akan membuat tutorial bagaimana konfigurasi Virtual Lan (VLAN) Trunking di Cisco Packet Tracer. Sebelumnya harus mengetahui apa itu VLAN Trunking ???
Pengertian
Pada VLAN ACCESS dijelaskan bahwa perangkat akan terhubung jika masih dalam 1 vlan id , dan
juga pada 1 interface switch hanya dapat menampung 1 vlan saja. VLAN Trunk digunakan untuk
membawa banyak vlan pada 1 interface switch. Jika pada VLAN ACCESS sebagian besar digunakan untuk menghubungkan end device (komputer), VLAN TRUNK digunakan untuk menghubungkan vlan antar switch atau antar router.
Alat dan Bahan
Cisco Packet Tracer
Waktu Pelaksanaan
Kurang lebih 6-10 menit waktu pelaksanaannya.
Tahap Pelaksanaan
Langkah 1 Buat Topologi.
Dalam ini saya memakai 2 Switch, 2 pc, 2 laptop dan Kabel Straight, Cross. Vlan yang saya but ada 2 vlan 10 dan vlan 20 masing-masing vlan ada nama.
Langkah 2 Membuat Vlan id dan name.
Vlan Id sangat penting dalam kita mengkonfigurasi vlan di Cisco kenapa ?? Karena Cisco mengenali vlan tersebut dari ID yang ditulis dengan angka dan name sebagai identitas supaya sebagai engginer tau bahwa vlan id ini di berikan nama ini untuk mempermudah manajemen.
Langkah 3 Memasukkan Port ke Vlan.
Memasukkan port ini untuk memisah bahwa range interface f0/1-10 masuk vlan 10 dan lainnya. Namun saya disini hanya interface f0/2 masuk vlan 10 dan interface f0/3 masuk vlan 20.
Langkah 4 Cek vlan.
Untuk mengecek apakah vlan dan port tadi udah benar atau tidak cukup anda masuk mode Global "do show vlan brief" atau juga mode Privilege "show vlan brief".
Langkah 5 Konfigurasi Vlan Trunking.
Untuk konfigurasi vlan trunking cukup simpel yaitu masukkan port dan command "switchport mode trunk". namun dalam dunia Networking bahwa memasukkan satu-satu ke dalam switch memang lama untuk mengantisipasi itu cisco memudahkan engginer untuk mengkonfigurasi satu mode trunk yang switch lawanya ikut trunk dalam mode "auto".
Langkah 6 Simpan konfigurasi.
Selanjutnya simpan konfigurasi tersebut dengan command "copy ru sta" namun ada pada posisi mode Privilege.
Langkah 7 Setting Ip client.
Setelah menyimpan konfigurasi tersebut lakukan konfigurasi ip address pada client sesuai yang anda mau contoh Vlan 10 (192.168.16.0/24).
Langkah 8 selesai.
Langkah terakhir coba ping atau kirim paket dan hasilnya sukses.
Virtual LAN atau biasa disebut dengan VLAN merupakan salah satu infrastruktur yang keren menurut saya, karena didalam VLAN kita bisa menghubungkan beberapa perangkat yang berbeda network pada satu jaringan fisik, sehingga sangat memudahkan kita jika ingin menghubungkan 2 atau lebih perangkat yang berbeda network tanpa harus membuat kabel lagi untuk menghubungkan 2 atau lebih perangkat tadi, cukup satu kabel saja, semua perangkat yang berbeda network dapat saling terhubung satu sama lain.
Vlan memiliki id dengan cara memberikan angka dan juga nama vlan id yang dibuat. Vlan mempunyai keuntungan salah satunya meminimalisir terjadinya komputer 1 terjangkit virus namun komputer lainnya yang berbeda vlan tidak terkena virus tersebut. Oke jika penasaran ikuti alat yang dipersiapkan buat konfigurasi vlan.
Alat dan Bahan
Cisco Packet Tracer
Jangka Waktu Pelaksanaan
Kurang lebih 5-10 menit waktu pelaksanaan
Tahap Pelaksanaan
Langkah 1 buat topologi.
Untuk membuat topologi vlan yang dibutuhkan 2 swtich 2690, 2 pc client, 2 laptop client, dan kabel straight dan cross. Kemudian hubungkan alat tersebut membentuk seperti berikut.
Langkah 2 Membuat Vlan Id dan name.
Selanjutnya kita membuat vlan id dan name seperti ditopologi bahwa vlan 10 (zonemint) dan vlan 20 (zonerepo). langkah yang diperhatikan untuk membuat vlan yang pertama buat dulu vlan id lalu berikan nama.
Langkah 3 Masukkan port vlan.
Masukkan port yang mau di vlan seperti contoh f0/2 masuk vlan 10 dan f0/3 masuk vlan 20. Hal ini saya lakukan switch mode access dimana mode ini yang berhubungkan client atau host.
Langkah 4 cek vlan.
Pengecekkan ini bertujuan memastikan apakah port dan vlan tadi udah benar atau belum. Untuk menampilkan konfigurasi vlan ada 2 cara tergantung kondisi kita dimana contoh di mode Privilege kita untuk mengecek "show vlan brief" namun pada mode Global "do show vlan brief".
Langkah 5 Setting ip.
Konfigurasi ip address sesuai yang kita mau contoh vlan 10 (192.168.16.0/24) dan vlan 20 (192.168.14.0/24). Lakukan setting ip kedua client tersebut.
Langkah 6 uji coba.
Dalam uji coba ini saya memakai 2 switch jadi untuk anda harus konfigurasi 2 switch seperti langkah diatas ya. Dan hasilnya sukses pengujian antar vlan yang sama ID.
IP address digunakan sebagai alamat logic (bukan fisik) sebuah komputer, yang melekat di Network Interface Card (NIC). Dengan itu ip address dapat digunakan untuk mengirim packet baik sebuah jaringan yang sama, maupun berbeda jaringan. Ip address dapat bekerja di layer 3 yaitu network layer.
IP adress terdiri 4 oktet yang dinamakan IPv4, dimana setiap oktet terdiri 8 bit dengan jumlah semuanya 32 bit. Ipv4 mempunyai kelas yaitu Class A, Class B, Class C, Class D, dan Class E, keempat kelas tersebut dibagi NetID dan HostID. Dalam kelas Ip tersebut di bagi range masing-masing Class A : 0 sampai 127, Class B : 128 sampai 191, Class C : 192 sampai 223, Class D : Multicast dan Class E : Research.
Bahan-bahan yang diperlukan :
a). Aplikasi Cisco Packet Tracer
b). GNS3 atau EVE-NG
Oke jika udah install aplikasi seperti diatas ikuti langkah seperti berikut.
Langkah 1 Topologi Jaringan
Buatlah topologi dengan satu Router dan 2 client : Laptop, pc dll. setelah itu sambungkan 2 client ke router dengan port interface yang sudah disediakan Router.
Langkah 2 Setting IP Adress metode CLI
setting router dengan dua metode namun yang pertama metode CLI.
Langkah 3 Setting IP address metode GUI.
Selanjunya coba setting router dengan metode GUI.
Langkah 4 Setting Ip address pada client.
Setting ip address, netmask, gateway sesuai yang ditentukan oleh router untuk menghubungkan berbeda jaringan.
Langkah 5 test ping client.
Lakukan test ping dari client ke router yang sudah di setting ip address satu kelas network.
Langkah 6 test antar client beda network.
Setelah itu lakukan test antar client yang berbeda network dengan pengiriman paket dari L1 ke P1 dan hasilnya "success".
Saya sertakan video tutorialnya :
Kesimpulannya
"Menguasai ip address tidak cukup dalam hitungan hari, minggu. Butuh waktu berbulan hingga bertahun. Goalnya nanti adalah kamu bisa mengalokasikan ip dengan efektif di network yang kamu kelola, Skill yang harus kamu miliki adalah subneting, summarization address, (terkait routing)".
Pada Kesempatan ini saya akan bagi aplikasi Cisco Packet Tracer untuk Linux dan Windows. Aplikasi Cisco Packet Tracer adalah Aplikasi Simulasi Jaringan yang dibuat oleh Perusahaan Cisco untuk membuat topologi jaringan. Cisco Packet Tracer juga aplikasi simulasi jaringan yang sangat ringan untuk dijalankan.
Oke itu saja penjelasan sedikit apa itu aplikasi Cisco Packet Tracer.
Pertama, Link download Aplikasi Cisco Packet Tracer untuk Windows dan Linux :
Kali ini saya akan membuat tutorial install Cisco Packet Tracer on Windows, sebelumnya kamu harus ketahui apa itu Cisco Packet Tracer ???
Cisco Packet Tracer dalah sebuah cross-platform visual simulasi alat yang dirancang oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna untuk membuat topologi jaringan dan meniru modern jaringan komputer. Emulator jaringan ini juga paling ringan dari beberapa emulator jaringan lainnya seperti GNS3, EVE-NG dll.
Oke itu saja penjelasan sedikit tentang Cisco Packet Tracer, langsung saja langkah-langkah instalsinya.
Pertama, Jalankan aplikasinya dengan klik 2x lalu pada "license Agreement" pilih " I Accept the Agreement", Kemudian "next".
Kedua, Selanjutnya pada "Setup Wizard", klik "Next" aja.
Ketiga, Lalu pada "Select Destination Location" pilih default yaitu di Drive C: kemudian klik "next".
Ketiga, Selanjutnya pada "Select Start Menu Folder" klik "next" aja.
Keempat, Pada "Select Additional Task" boleh di Centang semua, kemudian klik "Next".
Kelima, Lalu pada "Ready to Install" klik "install" tunggu proses instalasinya selesai.
Keenam, Proses instalasinya.
Ketujuh, jika udah selesai instalasinya pada "launch Cisco Packet Tracer" hilangkan centangnya kemudian klik "Finish".