Friday, July 12, 2019

Cara Mudah Setting NTP Client di Windows 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Konfigurasi NTP Client di Windows 10 dengan cepat dan mudah - Nah sebelumnya kita sudah bahas mengenai apa itu NTP dan saya tidak akan mengulanginya bisa lihat artikel sebelum ini. sementara itu NTP Client adalah protokol yang dapat menghubungkan ke server NTP dengan baik dan benar. Mungkin itu saja sedikit penjelasannya bisa mengartikan secara global. Setelah itu ikuti langkah-langah konfigurasi NTP Client di Windows 10 :

Langkah pertama, buka control panel dengan bisa tekan WIN + R lalu ketikkan control panel atau tidak searching di kolom yang sudah disediakan dengan mengetikkan "control panel".


Langkah kedua, kemudian pilih menu pada control panel yaitu clock and region, setelah itu pilih date and time.


Langkah ketiga, Jika sudah muncul window baru "Date and Time" pilih menu paling kiri yaitu "Internet time". Kemudian pilih lagi "change settings" nanti akan muncul window baru kemudian isikkan alamat server NTP lokal anda yang telah disetting. Jika sudah diisi lalu lakukan "update now" pastikkan muncul notifikasi sukses.


Langkah keempat, Kita sudah terhubung dengan Server NTP Lokal dengan baik dan benar.


Catatan : " Ketika hati anda cenderung berbuat maksiat & cepat mengikutinya, maka itulah hati yg sakit -Syaikh as Sa'di Dr. Muhammad Abdullah Al-Wuhaibi

#NTP #Windows #Debian #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Thursday, July 11, 2019

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10 (Buster)Network Time Protocol (NTP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk pengsinkronan waktu di dalam sebuah jaringan bisa pada jaringan LAN (Local Area Network) maupun pada jaringan internet dan untuk sinkronisasi jam-jam sistem komputer di atas paket-switching, variabel-latency jaringan data. Mengapa kita perlu setting NTP tersebut? sinkronisasi waktu akan lebih penting jika sewaktu-waktu ada seorang yang menyalah gunakkan haknya untuk mengambil alih server tentunya kita akan lebih tau dari log server dengan mencocokkan waktu tersebut. Setiap negara pun mempunyai server ntp yang dapat kita sinkronisasi ke dalam server lokal atau public kita. Paket install aplikasi NTP di Debian 10 ada 2 yaitu NTPd dan Chrony. Disini kita hanya memakai paket install aplikasi NTPd, sebelumnya teman-teman sudah download 3 DVD Debian 10 lalu tambahkan ke dalam server anda untuk sebagai repository lokal atau offline. Mungkin itu saja sedikit penjelasaanya kita lanjut ke langkah-langkah install dan konfigurasi NTP Server Debian 10 :

Langkah pertama, pastikkan server lokal anda terhubung dengan koneksi internet menggunakkan test ping google.com atau 8.8.8.8, jika sudah replay atau terhubung lakukan install paket NTPd dengan command seperti berikut : 

root@zonemint:~#apt-get install ntp

Setelah mengetikkan perintah tersebut jangan lupa tekan "enter" untuk mengeksekusinya. Dan lakukan tekan "Y" berfungsi kita menyetujui untuk menginstall paket NTPd tersebut.


Langkah kedua, selanjutnya edit file konfigurasi NTPd dimana letak konfigurasinya didalam folder "/etc/ntp.conf". Untuk mengedit file kita bisa menggunakkan text editor CLI yaitu nano, kemudian ketikkan perintah " nano /etc/ntp.conf " jangan lupa tekan "enter" ya. Lalu edit line atau baris "pool 0.debian.pool.ntp.org iburst ....." berikan tanda pager didepan, tambahkan dibawahnya dengan alamat server NTP indonesia dan server lokal kita ke client. Untuk itu bisa dilihat gambar berikut ini :


Langkah ketiga, lakukan allow network lokal kita supaya dapat tersinkronisasi waktu sesuai server lokal kita. Yang dimana kita edit baris "restrict 192.168....." isikan sesuai alamat server lokal kita yang digunakkan seperti 192.168.137.0/24 jika sudah simpan konfigurasi tersebut dengan tekan CTRL+X lalu tekan "Y" jangan lupa tekan "enter" juga.


Langkah keempat, setelah kita selesai edit konfigurasi jangan lupa restart service ntp dengan command :

root@zonemint:~#/etc/init.d/ntp restart
root@zonemint:~#/etc/init.d/ntp status

Perintah yang paling bawah tersebut berguna untuk mengecheck apakah sudah aktive atau belum serive ntp kita.


Langkah kelima, kita check apakah kita dapat terkoneksi dengan server NTP Indonesia di server lokal kita dengan command :

root@zonemint:~#ntpq -p

Nanti akan muncul alamat server NTP sesuai negara masing-masing jadi tidak harus sama ya.


Alhamdulillah kita sudah selesai melakukan Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10 (Buster) untuk uji coba disisi client nanti bisa klik judul beriku ini : Cara setting NTP Client di Windows 10. Mungkin itu saja sedikit sharing mengenai bagaimana kita setting NTP Server di Debian 10 (Buster).

Catatan : "Terus terang akan memberikan ketenangan, berikan penjelasan, karena hal ini akan memojokkan syaitan (menghilangkan su’uzhan)Dr. Ali Musri al Indonesi

#Debian #NTP #Sysadmin #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Wednesday, July 10, 2019

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10 Buster - Sebelumnya udah pernah saya bahas mengenai apa itu ip? Dan saya tidak akan menjelaskannya cukup tahu bahwa ip sebagai alamat logik yang dapat menghubungkan komputer satu dengan lain baik jarak jauh dan dekat. Debian sendiri adalah sebuah sistem operasi Linux yang sejak lama berdirinya dan sampai saat ini Debian cocok untuk kebutuhan Server anda yang handal. Debian juga memiliki kode nama setiap versi rilis terbaru yang sekarang versi 10 dinamakan "Buster", nama tersebut diambil dari film toy store. Untuk pembaharuan yang dilakukan oleh pengembang Debian ialah sebagai berikut :

Debian 10 buster includes numerous updated software packages (over 62% of all packages in the previous release), such as:


  • Apache 2.4.38
  • BIND DNS Server 9.11
  • Chromium 73.0
  • Emacs 26.1
  • Firefox 60.7 (in the firefox-esr package)
  • GIMP 2.10.8
  • GNU Compiler Collection 7.4 and 8.3
  • GnuPG 2.2
  • Golang 1.11
  • Inkscape 0.92.4
  • LibreOffice 6.1
  • Linux 4.19 series
  • MariaDB 10.3
  • OpenJDK 11
  • Perl 5.28
  • PHP 7.3
  • PostgreSQL 11
  • Python 3 3.7.2
  • Ruby 2.5.1
  • Rustc 1.34
  • Samba 4.9
  • systemd 241
  • Thunderbird 60.7.2
  • Vim 8.1
  • more than 59,000 other ready-to-use software packages, built from nearly 29,000 source packages.


Info tersebut saya ambil dari website resmi debian yaitu https://www.debian.org bisa dikunjungi dengan gratis tanpa dipunggut biaya sedikit pun. Oke lanjut saja ke langkah konfigurasi IP Static di Debian 10 :

Langkah pertama, masuk ke dalam server anda dengan login sebagai superuser. Kemudian check ip address interfaces yang akan dikonfigurasi static. Bagaimana untuk pengecekkannya bisa ketikkan perintah :


setelah itu lakukan action tekan "enter" untuk mengeksekusi perintah tersebut.



Langkah kedua, selanjutnya kita konfigurasi ip address Static di Server anda dimana letak file tersebut berada di "/etc/network/interfaces" lalu tekan "enter". Jika sudah dieksekusi kemudian edit konfigurasi dimana sebelumnya masih mendapatkan ip dhcp namun disini kita buat static. Untuk setting ip static edit config dulunya "dhcp" diganti "static". Dan tambahkan config seperti berikut ini

address 192.168.14.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.14.100
dns-servers 8.8.8.8,8.8.4.4


    Nah jika sudah klik CTRL + X lalu tekan "y" dan selanjutnya tekan "enter".



    Langkah ketiga, Jika sudah selesai konfigurasinya jangan lupa restart service tersebut agar bisa jalan.
    Untuk merestartnya ketikkan perintah sebagai berikut :

    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking restart
    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking status

    Perintah kedua diatas yang pertama untuk merestart service dan yang kedua untuk memastikan apakah service tersebut sudah jalan atau belum.


    Langkah keempat, dicoba untuk check kembali apakah masih tetap sama untuk alokasi ipnya. Jika masih sama lakukan reboot virtual server anda dengan perinta :

    root@zonemint:~#init 6

    Lalu bisa dicoba kembali untuk memastikan.


    Nah alhamdulillah akhirnya selesai juga konfigurasi Ip static di Debian 10 Buster. Jika dirasa masih belum paham bisa tinggalkan pada kolom komentar paling bawah,

    Catatan : "Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba yang memaafkan kecuali keperkasaan, dan tidaklah seseorang merendah karena Allah kecuali Allah akan mengangkatnya" HR Muslim no 2588

    #Debian #Sysadmin #IP #Buster


    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Sunday, May 26, 2019

    Cara Install dan Konfigurasi DHCP Server Debian 8

    keyword


    Assalamu'alaikum wr.wb

    Cara Install dan Konfigurasi DHCP Server Debian 8 - Setelah setting ip address yg lalu, kali ini saya akan membahas cara mengkonfigurasi dhcp server pada debian 8 jessie. Nah sebelum masuk ke langkah langkahnya saya akan memberi sedikt penjelasan tentang dhcp server. Dynamic Host Configuration Protocol atau sering di singkat DHCP adalah protocol client-server yang digunakan untuk memberikan alamat ip kepada komputer Client/ perangkat jaringan secara otomatis. Jadi client tidak perlu mengatur ip secara manual lagi, karna client akan langsung si beri ip oleh server DHCP sesuai list ip yang tersedia. Nah langsung saja ke langkah langkahnya untuk mengkonfigurasi Dhcp server.

    Langkah pertama, check ip berapa server anda yang akan diinstall service dhcp seperti "eth0 192.168.14.0/24" untuk mengecheck cukup ketikkan perintah,


    root@zonemint:~#ifconfig eth0


    Langkah kedua, install paket aplikasi yang dibutuhkan untuk membangun services DHCP server di Debian 8 yaitu "isc-dhcp-server". Kemudian ketikkan perintah seperti berikut ini,


    root@zonemint:~#apt-get install isc-dhcp-server 


    Jangan lupa tekan "enter" untuk mengeksekusi perintah tersebut. 

    Langkah ketiga, lakukan edit file config supaya service dhcp berjalan dengan semestinya. Letak file tersebut berada di "/etc/dhcp/dhcpd.conf" untuk mengedit file tersebut kita ketikkan perintah "nano /etc/dhcp/dhcpd.conf" kemudian tekan "enter" supaya perintah tersebut dieksekusi.

    Sebelum diedit file config dhcpd.conf :


    Sesudah diedit file config dhcpd.conf:


    #Subnet merupakan alamat net ID jaringan kita (LAN) serta netmask sesuai dengan interface yang kita gunakan (eth0).
    #Range merupakan alamat IP yang akan diberikan ke client, perhatikan juga titik koma (;).
    #Domain-name-servers merupakan alamat DNS server yang akan dipakai oleh client, jika alamat DNS lebih dari satu bisa kita tambahkan (,). 
    #Domain-name merupakan domain jaringan LAN atau biasa disebut DNS server anda. 
    #Routers merupakan IP gateway untuk client : IP gateway secara default adalah IP router (eth0). 
    #Broadcast-address merupakan alamat broadcast dari network kita.
    #Jangan lupa hilangkan tanda pager supaya script bisa di eksekusi.

    Langkah keempat, lakukan restart service dhcp server Debian 8 anda dengan perintah,

    root@zonemint:~#/etc/init.d/isc-dhcp-server restart
    root@zonemint:~#/etc/init.d/isc-dhcp-server status



    Catatan :"Hati itu senantiasa haus, tak ada yang bisa memuaskan dahaganya melainkan rasa cinta kepada Allah, dan berdzikir mengingat-Nya" Dr. Khalid Al Mushlih

    #Debian #Sysadmin #Dhcp #Jessie

    By : Eva & Margi
    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Thursday, May 23, 2019

    Custom Symbols Perangkat GNS3 Simulator

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Custom Symbols Perangkat GNS3 SimulatorSebelumnya kita harus mengenal apa itu GNS3??? Graphical Network Simulator-3 adalah emulator perangkat lunak jaringan yang pertama kali dirilis pada 2008. Ini memungkinkan kombinasi perangkat virtual dan nyata, yang digunakan untuk mensimulasikan jaringan yang kompleks. Menggunakan perangkat lunak emulasi Dynamips untuk mensimulasikan Cisco IOS. Tidak hanya itu simulator jaringan namun GNS3 ini aplikasi yang dapat menjalankan virtual baik server, router (Mikrotik, Cisco, Juniper dll), windows dll. Dengan ini kita diperuntungkan untuk dapat menjalankan beberapa virtual yang dapat berjalan dengan semestinya. GNS3 ini tersedia gratis atau free semua dapat menginstall di system operasi windows, max os, linux. Struktur icon perangkat diGNS3 dapat didesian dengan aplikasi inkscape tool design yang tersedia free dan bias dicoba beberapa system operasi. Scalable Vector Graphics (SVG) adalah format gambar yang menggunakan XML (eXtensible Markup Language) sebagai dasar untuk membentuk gambar vektor dua dimensi.SVG adalah format gambar yang dikembangkan oleh Word Wide Web Consortium (W3C) sejak tahun 1999. Sebuah gambar dengan format SVG disimpan dalam bentuk file XML.

    Langkah pertama, jalankan aplikasi GNS3 lalu buat new project kemudian pilih menu "edit" lalu pilih "Preferences". Jika sudah pilih perangkat yang akan diedit dengan icon baru seperti contoh perangkat mikrotik yang dijalankan dengan qemu. Nah jika sudah diselect lalu pilih "edit".


    Langkah kedua, pada window "General Settings" lalu pilih menu "Symbols" kemudian pilih "browse...


    Langkah ketiga, Symbols selection kita pilih yang "Use a custom symbol" lalu pilih "Browse..."



    Langkah keempat, lalu cari icon yang udah didesign sebelumnya kemudian klik "Open".


    Langkah kelima, akhirnya selesai juga kita berhasil custom symbol perangkat diGNS3 Simulator.


    Catatan : "Jangan bangga ketika manusia tahu perjuangan Anda. Tahu tidaknya mereka tidak manfaat tidak mudharat. Yang penting Allah terima! " Prof. Dr. Afnan Tilmisani

    #GN3 #Simlator #Jaringan 

    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Monday, April 15, 2019

    Cara Install dan Konfigurasi Prestashop 1.7.5 di Debian 9

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Cara Install dan Konfigurasi Prestashop di Debian 9PrestaShop adalah solusi e-commerce open source freemium. Perangkat lunak ini diterbitkan di bawah Lisensi Perangkat Lunak Terbuka. Itu ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dengan dukungan untuk sistem manajemen database MySQL. Lebih umunya E-commerce kata laiinya Toko Online seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada dll. Untuk membangun website online sebaiknya install dulu web server seperti install LAMPP di Debian 9. Sebelum melakukan ini ikuti langkah instalasi LAMPP di Debian 9 yang udah saya buatkan artikel.nya di cek Dulu ya. Nah jika sudah siap semuanya ikuti langkah-langkah berikut ini :

    Langkah pertama, pindahkan file prestashop ke dalam directory "/var/www/html/" kemudian ketikkan pada halaman browser anda "alamat_ip/prestashop/" lalu tekan "enter". Akan muncul installation assistant dan pilih bahasa yang akan digunakkan pada website toko online yang akan dibangun tadinya. Jika sudah kemudian tekan "Next".


    Langkah kedua, instalasi Prestashop pada perjanjian lisensi saya sarankan centang pada kotak bawah kiri untuk menyetujui dan pilih "Continue" atau "Berikutnya".


    Langkah ketiga, proses ini atau langkah ini memastikan tool yang dibutuhkan untuk menginstall prestashop diserver anda apakah sudah fix semua jika sudah klik "Continue" atau "Berikutnya".


    Langkah keempat, kita disini mengisikan identitas mengenai toko online yang akan dibangun kemudian akun toko online yang akan dibuat jika sudah diisi semua klik "Next".


    Langkah kelima, sebelumnya teman-teman sudah membuat database baru untuk toko online baik menggunakkan DB Mysql juga bisa. Isikan alamat server database anda, nama database, user dan password masuk DB Mysql anda. Jika sudah diisi klik "Next" atau juga bisa test connect apakah sudah terhubung dengan server database anda.


    Langkah keenam, Tunggu hingga proses instalasinya selesai pastikan server terkoneksi internet atau juga bisa VPS. Jika proses selesai akan muncul email dan password untuk login pada dashboard admin Prestashop anda.


    Langkah ketujuh, login sesuai email dan password tadi ya.


    Fontend Prestashop version 1.7.5

    keyword

    Backend Prestashop version 1.7.5

    keyword


    Catatan : "Ketahuilah bahwa hati itu bisa melemah dan sakit, bahkan bisa mati karena kelalaian dan dosa-dosa". Ibnu Muflih (Kitab al-Adab al-Syar'iyah: 144)

    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Friday, April 12, 2019

    Cara Install dan Konfigurasi Let's Encrypt SSL Debian 9

    keyword

    Assalamu'alakum wr.wb

    Cara Install dan Konfigurasi Let's Encrypt SSL Debian 9Nginx adalah server HTTP dan Proxy dengan kode sumber terbuka yang bisa juga berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3. Kode sumber nginx ditulis oleh seorang warga negara Rusia yang bernama Igor Sysoev pada tahun 2002 dan dirilis ke publik pada tahun 2004. Let's Encrypt adalah organisasi non-profit baru dari Linux Foundation yang menyediakan SSL gratis untuk semua pemilik website. Let's Encrypt SSL gratis dan menawarkan perlindungan enkripsi standard, tapi tanpa warranty seperti SSL Certificates komersial dari RapidSSL, GeoTrust, Thawte dan Symantec. Aslinya SSL itu banyak sekali namun untuk versi free bisa pakai Let's Encrypt. SSL ini juga dapat diinstall pada VPS Linux anda, saya contohkan disini saya pakai Debian 9.4 64bit dari Domainesia. Untuk beli VPS murah dan cepat hanya di Domainesia dengan support 24 jam begitu juga panduan install VPS begitu mudah. Nah untuk itu ikuti langkah install Let's Encrypt SSL di Debian 9.4 :

    Langkah pertama, Remote VPS anda dengan aplikasi pihak ketiga seperti putty, terminal (Linux) dll. Kemudian tambahkan repository cerbot untuk mengambil data-data yang dibutuhkan menginstall Let's Encrypt :

    sudo add-apt-repository ppa:certbot/certbot

    Langkah kedua, Update repository sistem operasi Debian 9 dengan command seperti berikut :

    sudo apt-get update

    Langkah ketiga, Jika proses update telah selesai, silahkan lakukan instalasi certbot pada sistem operasi Debian ini akan digunakan Web Server Nginx.

    sudo apt-get install python-certbot-nginx

    Langkah keempat, edit file konfigurasi default Nginx "/etc/nginx/sites-available/default" lalu pada server name isikan nama domain yang udah anda beli "server_name linxid.ga www.linxid.ga".


    Langkah kelima, Nah, sekarang saatnya lakukan konfigurasi Let’s Encrypt di VPS agar bisa terpasang dengan cara,

    sudo certbot -nginx -d linxid.ga -d www.linxid.ga

    Jika muncul error hilangkan sintak atau perintah "-nginx".


    Langkah keenam, masukkan email yang masih aktif lalu tekan "A" untuk menyetujui Terms of Service. Kemudian klik "Y" untuk melanjutkan proses selanjutnya.


    Langkah ketujuh, Kamu bisa cek apakah VPS berhasil terinstall Let’s Encrypt apa belum lho! Silahkan tulis :

    https://www.ssllabs.com/ssltest/analyze.html?d=www.linxid.ga



    Catatan : "Bersabarlah kalian, karena Allah bersama orang-orang yang bersabar"
    QS. Al-Anfal: 46.

    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb