Cara Setting Tool Monitoring & Graphing di Mikrotik - Tool Monitoring & Graphing di Mikrotik. Router yang sudah selesai kita setting dan sudah berjalan, bukan berarti akan kita tinggalkan begitu saja. terlebih router tersebut merupakan router backbone. Untuk melakukan pencatatan dalam format graph di MikroTik, admin jaringan bisa menggunakan fitur "Graphing". Banyak sekali kita diperuntungkan dengan config tool ini karena kita ndak harus mempunyai server tersendiri buat grap atau monitoring traffik jaringan yang sedang berjalan. Yang kedua tool ini sudah terinstall di router os mikrotik dan tinggal kita enable atau mengaktifkannya. Mungkin itu saja yang dapat sampaikan lanjut ke tutorial settingnya ya....
Langkah pertama, masuk menu "tools" kemudian pilih "Graphing" jika sudah create interfaces yang mau digrap atau dimonitoring trafficnya yang sedang berjalan. Cukup klik tanda tambah (+) selanjutnya dimenu interface pilih port ethernet yang mau dimonitoring.
Menu Tools :
Menu Graphing :
Langkah kedua, bukak web browser anda ketikkan dengan alamat : http://ip_address/graphs/ misal : http://192.168.18.254/graphs/ kemudian akan muncul interface yang kita grap atau monitoring itu yang mana saja. Disini saya contohkan yang port Ethernet5 (eth5).
Langkah ketiga, jika kita mau melihat detail grapnya cukup klik atau arahkan kursor anda pada interface yang sudah kita create traffic monitornya. Dan tools ini dapat ditulis datanya paling kecil 5 menit untuk dapat membaca traffic internet yang sedang berjalan.
Catatan : "Dan ingatlah Rabb-mu jika kamu lupa" QS. Al-Kahfi: 24 #Mikrotik #MTCNA #Monitoring
Cara konfigurasi DHCP Static di CHR Lengkap - DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Nah disini kita kita bahas yang static artinya kita dapat mensetting ip mana yang buat peralatan yang membutuhkan ip dengan mensetting sesuai keinginan kita. Awal mulainya kita perlu namanya DHCP Server yang penyedia alamat ip secara otomatis kepada client ya. Mungkin sedikit penjelasan mengenai hal tersebut langsung saja ketutorial konfigurasinya.....
Langkah pertama, setting ip address diinterface yang mengarah keclient kita seperti contoh :
Ethernet 1 : "192.168.14.1/24" jangan lupa selalu diberikan comment atau description untuk menandai bahwa interface ini mengarah ke access point misal. Nah yang suka setting by CLI :
ip address add address=192.168.14.1/24 interface=ether1 comment=AP
Langkah ketiga, kemudian masuk di menu DHCP leases yang fungsi dapat melihat siapa saja yang sudah mendapatkan alamat ip dhcp server yang sudah kita buat tadi. lalu select salah satu client dan klik kanan pilih "make static".
Langkah keempat, jika sudah akan muncul window baru kemudian edit pada menu address sesuai keinginan kita namun jangan lupa perhatian subnet yang kita buat..
Langkah kelima, awalnya client mendapatkan alamat ip otomatis berdasarkan dari yang terbesar misal "192.168.14.254/24" kemudian setelah kita ganti menjadi "192.168.14.2/24".
Catatan : "Tahun-tahun itu seperti pohon, bulan-bulan itu seperti cabang pohon, hari-hari seperti rantingnya, jam demi jam seperti dedaunan, dan nafas kita adalah buahnya. Siapa yang setiap desahan nafasnya diisi dengan ketaatan kepada Allah, maka buah pohon itu adalah buah yang baik." Ibnul Qoyiim Dr Daghsy bin Syabib al ‘Ajmi Imam.
Tutorial Point To Point DynaDish 5 AC Lengkap - Point to PointAdalah salah satu komputer / perangkat yang disambungkan ke satu perangkat / komputer saja baik menggunakan perangkat wireless maupun menggunakan kabel Lan saja. Nah ada juga yang dinamakan Point to Multipoint namun kita disini bahas yang PTP istilahnya. Terus apa perbedaan kedua tersebut ialah PTP hanya fokus satu arah sedangkan multipoint dapat segala arah. Nah mungkin itu saja sedikit penjelasan mengenai PTP kita langsung lanjut ke tutorial.
Langkah pertama, sebelumnya persiapkan alat yang dibutuhkan seperti 2 perangkat radio mikrotik DynaDish 5 ac dan 2 Router RB951 + RB751 jangan lupa juga 2 POE + adaptor dan 2 buah Kabel LAN.
DynaDish 5 ac (A) :
DynaDish 5 ac (B) :
2 Buah POE + Adaptor :
POE :
Adaptor :
2 Buah router + Kabel Lan :
2 Router :
2 Kabel Lan :
Langkah kedua, Nah jika sudah dipersiapkan yang awal setting perangkat router dari ip address.
Dari Router A dengan ip buat Radio DynaDish A "172.16.1.1/29" begitu juga setting Vlan untuk client Router B dengan vlan 14 dan 16 :
Vlan 14 "192.168.14.1/30"
Vlan 16 "192.168.16.1/30"
Mengapa saya pakai /30 disini saya uji coba apakah vlan tembus sampai ke router B. Nah untuk itu simak artikel ini sampai selesai ya.
Router A:
Langkah ketiga, setelah selesai setting router lalu konfigurasi perangkat radio DynaDish 5 ac sisi A dengan config sebagai pemancar dengan mode "bridge".
Langkah keempat, masih setting dynadish 5 sisi A kita konfig untuk "bridge port" dari ethernet dan wirelles dibuat satu interface baru.
Langkah kelima, Nah jika sudah selesai setting router A dan DynaDish 5 A kita setting juga begitu di sisi router B dan Dynadish B. Di router B seperti berikut ini confignya :
Router B :
Setting juga bridge port sisi DynaDish 5 B dan lakukan connect ke sisi A.
DynaDish 5 ac (B) :
Cara konek ke radio sisi A buka menu wirelles lalu pilih mode "station bridge" kemudian ada menu "scan" disisi kanan pilih itu lalu cari pancaran sinyal dari Sisi A. Jika sudah ketemu jangan lupa diselect dan klik connect pada menu kanan.
Langkah keempat, jika sudah selesai config diatas harusnya sudah bisa saling berhubungan dari sisi A ke sisi B dengan test live ping :
Catatan : "Siapa yang tak rasakan pahit di awal, ia takkan rasa manisnya sebuah akhir" Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As Sadhan.
Tutorial Pasang Kabel Patch Cord di CRS port SFP 10Gb - sebelum ke tutorial kamu haru ketahui apa itu kabel pathcord dan apa itu port SFP??? Kabel Patch Cord adalah kabel fiber optik dengan panjang tertentu yang sudah terpasang konektor di ujungnya dan digunakan untuk menghubungkan antar perangkat atau ke koneksi telekomunikasi. Dan SFP adalah perangkat yang men-transmitte dan me-receive sinyal informasi dengan media serat optik. SFP merupakan pengembangan dari Gigabit Interface Converter (GBIC). SFP disebut juga mini-GBIC. Istilah GBIC artinya suatu port yang dikhususkan untuk berhubungan dengan jaringan backbone dengan bandwidth yang besar. Nah sudah dijelaskan apa itu kabel Patchcord dan port SFP. Oke langsung saja sobat ke tutorial cara pemasangannya.
Langkah pertama, siapkan sebuah kabel patch cord dan 2 buah konektor sfp, selain itu juga pastikan CRS atau router anda support konektor SFP ya.
2 buah CRS seri 326-24G-2S+RM dan CRS seri 328-24P-4S+ dibawah ini :
Kabel Patchord dibawah ini :
Terdapat konektor SFP yang menghubungkan kedua router dengan kabel patchcord :
Langkah kedua, colokkan konektort SFP dengan posisi biru2 tersebut diatas ya kalau kebalik tidak akan bisa masuk konektor SFP ke dalam port SFP.
Langkah ketiga, jika sudah tertancap seperti gambar diatas lakukan tutup pengait biru dengan ke arah atas dan hasilnya seperti ini.
Langkah keempat, colokkan kabel patchcord ke konektor SFP yang terlah dicolok ke port SFP untuk pemasangannya seperti gambar berikut.
Langkah kelima, pastikan posisi port SFP terindikasi kedip2 dengan warna hijau ya. Dan lakukan pengecekkan apakah sudah terpasang dengan baik atau tidak. Nah untuk itu remote kedua CRS tersebut dengan winbox.
Catatan : "Orang berakal bukanlah yang kenal akan mana yang baik mana yang buruk, melainkan orang yang jika kenal kebaikan lalu ia ikuti, jika kenal keburukan lalu ia jauhi " Sufyan ibn Uyainah
Tutorial Cara Setting VLAN Mikrotik RB750Gr2 - Sebelum kita melakukan konfigurasi lebih baiknya harus tau apa itu VLAN??? Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Kita juga dapat diperuntungkan dengan menggunakkan VLAN dikarena kita menghemat penggunaan port Router kita cukup satu untuk terminasi ke Client bisa menggunakkan Switch Unmanagement atau yang sudah management. Tak lupa juga kita diperuntungkan dengan penyebaran virus misal dalam satu client ke semua jaringan kita. Mungkin sedikit saja penjelasannya dan langsung ke tutorial setting vlan di Mikrotik RB750Gr2 berikut ini :
Langkah pertama, jalankan aplikasi winbox kemudian lakukan remote router anda dengan mac address. Setelah itu buka menu "interface" dan pilih samping kanan dengan menu "VLAN".
Langkah kedua, tambahkan virtual lan baru dengan menekan tanda (+) dan yang perlu disetting ialah pada kolom "Name", "VLAN ID" dan pada kolom "Interface". Nah perhatikan pada kolom vlan id untuk name bisa terserah bebas.
Langkah ketiga, buatlah satu lagi vlan yang berbeda ID langkahnya seperti diatas.
Langkah keempat, tambahkan ip address masing vlan yang sudah kita buat tadi dengan berbeda network.
Masuk menu IP>Address :
Tambahkan alamat ip dimasing vlan tadi :
Langkah kelima, kita ujicoba apakah berhasil atau tidak kita setting VLAN tadi.
Catatan : "Terbunuh di jalan Allah menghapuskan (dosa) seluruhnya, kecuali hutang" HR. Muslim no. 1886
Cara Install dan Konfigurasi Mail Server di Debian 10 - Mail server adalah program daemon yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu jaringan. Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. Disamping itu juga, mail server akan kelihatan lebih profesional karena menggunakan domain email sendiri. Mail server itu sendiri ada yang juga berbayar dan juga ada yang free. Disini saya mencontohkan yang free atau open source semua orang dapat mencoba dan hasilnya juga tidak kalah bagus dengan yang berbayar. Nama paket yang digunakkan adalah postfix dan courier di sistem operasi Debian. Nah mungkin itu saja sedikit penjelasannya kita langsung masuk ke tutoria instalasi dan konfigurasinya.
Langkah pertama, lakukan proses install postfix dan courier dengan command sebagai berikut :
kemudian tekan tombol "enter" untuk dapat kita eksekusi perintah tersebut dan jangan lupa juga kita tekan tombol "Y" atau artinya ok untuk dapat diinstall server debian anda.
Langkah kedua, setelah proses install berlangsung nanti kita akan muncul pop-up window baru yang artinya kita setting postix dengan general type of mail configuration kita apa.
Nah disini pilihlah yang "internet site" lalu tekan tombol "enter" ya.
Langkah ketiga, selanjutnya pada setting "system mail name" isikan nama domain buat mail server anda supaya dapat diingat lebih mudah.
Langkah keempat, kita buat sebuah directory web-based administration postfix pilih saja "yes" kemudian jangan lupa tekan "enter" untuk melanjutkan settingan berikutnya.
Langkah lima, Nah jika sudah namun masih muncul error jalankan perintah sebagai berikut :
root@zonemint:~#apt --fix-broken install
dimana fungsi perintah tersebut untuk melakukan eksekusi proses instalasi yang belum clear atau selesai.
Langkah keenam, nah jika sudah buatlah directory untuk menyimpan semua pesan atau file mail server anda dengan command :
root@zonemint:~#maildirmake /etc/skel/Maildir
selalu perhatikan besar dan kecil huruf karena mempengaruhi atau sensitif kalau program linux dieksekusi.
Langkah ketujuh, selanjutnya lakukan setting configurasi default postfix dengan perintah sebagai berikut :
root@zonemint:~#nano /etc/postfix/main.cf
nah jika sudah kebukak filenya lakukan penambahan script paling bawah seperti berikut :
home_mailbox = Maildir/
nah jika sudah simpan file tersebut dengan menekan tombol "ctrl+x" lalu tekan "y" dan jangan lupa tekan tombol "enter".
Langkah kedelapan, lakukan reconfig settingan postfix dengan command :
root@zonemint:~#dpkg-reconfigure postfix
lalu nanti akan muncul pop-up window postfix-configuration kemudian pada "general type of mail configuration" pilihlah yang "internet site" dan tekan "enter" ya.
Langkah kesembilan, selanjutnya pada langkah ini kita diminta jika kita mempunyai alias user yang dapat mengakses mail server bisa diisikan pada kolom "root and postmaster mail recipient" jika sudah diisi lakukan tekan tombol "enter".
Langkah kesepuluh, Nah setelah setting root and postmaster kita setting domain mana yang disetujui untuk dapat sinkronisasi pada server mail kita. Disini saya mengisikan alamat mail server saya sendiri tidak dapat email dari luar masuk.
Langkah kesebelas, Nah dilangkah kesebelas ini kita diminta untuk memilih apakah server mail kita dipaksa untuk pembaruan antrian mail??? Kalau saran saya dipilih "yes" aja.
Langkah keduabelas, local networks setting ini apakah mail server kita dapat diakses untuk local atau dapat diakses semua alamat ip network versi 4 saya sarankan isikan ip "0.0.0.0/0".
Langkah ketigabelas, kita apakah mau melimit mail server kita pada saat pengiriman data.
Kalau saran saya diisikan "0" kemudian tekan tombol "enter".
Langkah keempatbelas, lakukan restart dan check status service mail server kita apakah sudah berhasil atau belum, cara merestart dan mengechecknya cukup ketikkan perintah sebagai berikut ini :
root@zonemint:~#/etc/init.d/postfix restart
root@zonemint:~#/etc/init.d/postfix status
Pastikan hasilnya seperti digambar diatas jika masih terjadi error ulangi langakah yang kedelapan ya.
Langkah kelimabelas, buatlah user baru baik minimal 2 supaya kita bisa dapat mengirimkan email dan membalasnya.
Langkah keenambelas, Jika sudah dibuat kedua user tersebut kita lakukan pengecekan dengan mengirimkan email seperti berikut ini.
Proses mengirimkan email ke user penerima :
Email terkirim dan dibaca oleh user penerima :
Nah mungkin tutorial ini cukup panjang ya namun jangan pernah putus asa dalam belajar dikarenkan akan membuatmu menjadi lebih malas.
Catatan : "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Teladanilah 2 orang sesudahku, yaitu Abu Bakar & Umar" HR Tirmidzi disahihkan Al Albani #Debian #Mail #Sysadmin #Buster