Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Di Ubuntu Server 18.04 LTS

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Di Ubuntu Server 18.04 LTS

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Di Ubuntu Server 18.04 LTS - Network Time Protocol (NTP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk pengsinkronan waktu di dalam sebuah jaringan bisa pada jaringan LAN (Local Area Network) maupun pada jaringan internet dan untuk sinkronisasi jam-jam sistem komputer di atas paket-switching, variabel-latency jaringan data. Protokol ini juga dapat digunakkan untuk security pada Server anda karena waktu juga berpengaruh dalam analisis hacker yang melakukan attack terhadap server anda. Ntp memiliki 2 jenis yaitu Server dan Client.
Paket yang dapat diinstall pada Ubuntu Server 18.04 sebagai NTP server yaitu ntp atau chrony. Oke itu saja penjelasan mungkin jika belum paham bisa di baca kembali dan sekarang langsung ke langkah instalasi dan konfigurasinya.




Langkah pertama, update repository Server Ubuntu dengan command :

root@zonemint:~# apt-get update



Langkah kedua, Install paket NTP Server di Ubuntu Server 18.04 dengan perintah :

root@zonemint:~# apt-get install ntp



Langkah ketiga, edit file ntp untuk menyetting server ntp tersebut pada directory atau file "/etc/ntp.conf" nah lalu edit dengan command :

root@zonemint:~# nano /etc/ntp.conf


Gambar 1, tambahkan alamat ntp negara indonesia bisa kunjungi ntp.pool. lalu berikan tanda pager pada baris 21-24 dan isikan alamat server ntp indonesia dibawahnya seperti contoh gambar berikut.


Gambar 2, Lokal Ntp Server ke Client baik OS windows ataupun laiinya. edit baris 52 lalu isikan alamat network ip interface yang terhubung ke client.


Langkah keempat, Restart dan check status service ntp server dengan command seperti gambar berikut :


Langkah kelima, alhamdulillah akhirnya selesai juga check waktu apakah udah sinkron dengan server ntp negara indonesia dengan command :

root@zonemint:~# ntpq -p






Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Cara install dan Konfigurasi Web Console Pandora FMS Di Debian 9 Lengkap

Cara install dan Konfigurasi Web Console Pandora FMS Di Debian 9 Lengkap

keyword
Assalamu'alaikum wr.wb

Cara install Web Console Pandora FMS Di Debian 9 Lengkap - Masih kelanjutan tutorial tentang Server Monitoring dengan Pandora FMS. Sebelum melakukan konfigurasi ini harus mengikuti tutorial Cara Install dan Konfigurasi Pandora FMS Server di Debian 9 kalau belum bisa diklik url tersebut ya. Nah saya tidak akan banyak membahas karena ditutorial kemarin udah saya bahas apa itu Pandora FMS dan sekarang kita konfigurasi via Web console atau melalui browser untuk memonitoring server kita atau agent kita. Oke itu saja ya lanjut ke pembahasan konfigurasinya ikuti langkah-langkah berikut ini.

Alat dan Bahan
  • OS Debian 9 (Stretch)
  • Web Browser (Google Chrome, Mozila firefox, Safari dll)
Jangka Waktu 

Untuk waktu yang dibutuhkan sekitar 1-8 menit selesai

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Buka Browser 

Langkah pertama, Buka web browser anda baik Google Chrome atau lainnya lalu ketikkan "192.168.14.100/pandora_console/install.php". Jika sudah muncul lalu klik "Next".





Langkah 2 GPL2 License Terms Agreement

Langkah kedua, bagian kesepakatan licensi aplikasi tersebut kalau mau dibaca silahkan, jika sudah sampai selesai klik "Yes, I Accept  License Terms".


Langkah 3 Environment and Database Setup

Langkah ketiga, Kita akan membuat database baru untuk aplikasi Pandora FMS dan isikan username DB Mysql anda beserta password jika sudah klik "Next".


Langkah 4 Konfirmasi Instalasi

Langkah keempat, kita lakukan konfirmasi instalasi dan sebelum ini ada pengecekan pilih "Next" aja.


Langkah 5 Rename file Install.php

Langkah kelima, kita sudah selesai menginstall lalu kita akan disuruh merename untuk membackup jika mau install ulang tools tersebut. Kalau tidak klik "Yes, rename the file".


Langkah 6 Login

Langkah keenam, Alhamdulillah akhirnya selesai juga dan disini kita login sebagai admin untuk memonitoring dengan user "admin" password "pandora" secara default, kemudian klik "Login".





Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Cara Konfigurasi Alamat Ip Static Di Ubuntu Server 18.04 LTS

Cara Konfigurasi Alamat Ip Static Di Ubuntu Server 18.04 LTS

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Konfigurasi Alamat Ip Static Di Ubuntu Server 18.04 LTS - Hallo semuanya kali ini admin akan sharing mengenai setting Ip address static ataupun dhcp di Ubuntu Server 18.04 LTS. Tentunya mengapa kita perlu setting alamat ip udah tau ya jadi saya tidak akan membahas begitu detail. File letak konfigurasi ip baik OS Linux Debian, Ubuntu dan Linux mint secara default berada di "/etc/network/interfaces" Namun pada Ubuntu 18.04 server ini berada di "/etc/netplan" dan juga script didalamnya terdapat perbedaan tentunya lebih simple dan mudah. Oke itu saja sedikit gambaran lalu kita selanjutnya proses konfigurasi tetap ikuti sampai selesai ya!!!

Alat dan Bahan

  • OS Ubuntu 18.04 LTS Server
  • Koneksi Internet

Jangka Waktu

Untuk waktu yang dibutuhkan sekitar 1-4 menit selesai

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Login Server Ubuntu 18.04

Langkah pertama, Login pada Server Ubuntu anda dengan user "root" dan password "sesuai yang anda buat". Jika sudah klik "enter" untuk mengeksekusinya.


Langkah 2 Mengkonfigurasi Ip address Static Server

Langkah kedua, Nah disini file letak konfigurasi alamat ip sedikit berbeda untuk itu ketikkan perintah "nano /etc/netplan/50-cloud-init.yaml". Nah secara default settingannya "DHCP" disini kita edit dan juga kita akan menyetting 2 interfaces sekaligus.


Gambar diatas menujukkan "enp0s3" dan "enp0s8" adalah nama interfaces OS Ubuntu Server anda, lalu addresses "isikan alamat ip static" dan nameservers "disini kita setting dns baik punya google ataupun laiinya". Jika sudah lalu simpan settingannya dengan "CTRL+X" lalu klik "Y".

Langkah 3 Restart Service

Langkah ketiga, Setelah itu kita restart servicenya dengan ketikkan perintah "netplan apply". lalu hasilnya seperti gambar berikut ini.





Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Tutorial Cara Install dan Konfigurasi Pandora FMS Server di Debian 9

Tutorial Cara Install dan Konfigurasi Pandora FMS Server di Debian 9

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Install dan Konfigurasi Pandora FMS Server di Debian 9 - Monitoring untuk server itu banyak dan bermacam-macam juga fiturnya. Namun yang saya sukai dengan Pandora ini mudah membaca grafik, setting service yang mau dimonitoring dan juga tak kalah bagusnya dengan security sangat bagus. Sebelumnya teman-teman harus ketahui apa itu Pandora FMS??? Pandora FMS adalah perangkat lunak pemantauan untuk manajemen infrastruktur TI. Ini termasuk peralatan jaringan, server Windows dan Unix, infrastruktur virtual dan semua jenis aplikasi yang berbeda. Pandora FMS memiliki sejumlah besar fitur, menjadikannya perangkat lunak generasi baru yang mencakup semua masalah pemantauan yang mungkin dimiliki organisasi Anda. Sumber "pandorafms". Tools ini juga disediakan 2 jenis license yaitu Enterprise dan OpenSource. Tentunya dengan itu kita bisa coba yang "OpenSource" dulu baru kalau masih kurang fiturnya beli yang "Enterprise". Saya juga pernah membahas sebelumnya berbagai tools monitoring server OS Linux Debian 9 (Stretch). Oke itu saja sedikit pembahasan mengenai aplikasi Monitoring Pandora FMS dan selanjutnya ikuti langkah instalasinya.

Alat dan Bahan

  • OS Debian 9 (Stretch)
  • File Pandora Server dan Web Console
  • Koneksi Internet

Jangka Waktu

Untuk waktu yang dibutuhkan sekitar 1-8 menit selesai

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Add Server Repository via PPA

Langkah pertama, Menginstall Pandora FMS dengan PPA repository bisa menggunakan alamat server sebagai berikut :

Debian 6 :

deb http://ftp.us.debian.org/debian/ squeeze main non-free
deb http://ftp.at.debian.org/debian-cd/ squeeze-backports main

Debian 7 :

deb http://ftp.debian.org/debian/dists/Debian9.6/ wheezy-backports main
deb http://ftp.us.debian.org/debian/ wheezy main non-free

Ada juga alternatif private repository Debian 9 :

deb http://firefly.artica.es/debian/stretch/ 

Nah script diatas tambahkan paling bawah pada file "/etc/apt/sources.list" dengan perintah "nano /etc/apt/sources.list".


Langkah 2 Menginstall Pandora FMS by Apt-get

Langkah kedua, Update server anda lalu untuk menginstall Pandora FMS baik Server, Web console dan Agent dengan command "apt-get install pandorafms-console pandorafms-server pandorafms-agent-unix" lalu tekan "enter".


root@zonemint:~$ apt-get install pandorafms-console pandorafms-server pandorafms-agent-unix


Langkah 3 Manual Installation dengan Deb Packages

Langkah ketiga, jika ada masalah saat penginstallan via PPA bisa menggunakkan via Deb packages dengan download 3 file tersebut diwebsite official Pandora FMS comunity. Nah untuk menginstallnya server Pandora FMS harus memerlukkan beberapa paket yang harus diinstall yaitu

Server :

snmp snmpd libtime-format-perl libxml-simple-perl libdbi-perl libnetaddr-ip-perl
libhtml-parser-perl wmi-client xprobe2 nmap traceroute
libio-socket-inet6-perl libhtml-tree-perl libsnmp-perl snmp-mibs-downloader
libio-socket-multicast-perl libsnmp-perl libjson-perl libencode-locale-perl

Console :

php5 libapache2-mod-php5 apache2 mysql-server php5-gd php5-mysql php-pear php5-snmp php-db php-gettext
graphviz mysql-client php5-curl php5-xmlrpc php5-ldap

itu beberapa paket yang harus diinstall jika sudah untuk menginstall via Deb packages cukup ketikkan perintah sebagai berikut :

root@zonemint:~# dpkg -i /home/zonemint/pandorafms.server_7.0NG.730.deb 


Setelah itu install Web Console dengan perintah :

root@zonemint:~# dpkg -i /home/zonemint/pandorafms.console_7.0NG.730.deb 


Langkah 4 Selesai

Alhamdulillah akhirnya selesai juga menginstall Pandora FMS dengan check statusnya "/etc/init.d/pandora_server status". Nah sebelum itu nantikan tutorial lanjutan Server Monitoring dengan Pandora FMS ini ya!!






Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Download Gratis DVD Iso Debian 9 (Stretch) Via Google Drive

Download Gratis DVD Iso Debian 9 (Stretch) Via Google Drive

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Download 5 DVD Iso Debian 9 (Stretch) Via Google Drive - Nah teman-teman kali admin akan share 5 DVD Iso Debian 9 via Google Drive dimana speed download super cepat. Sebelumnya teman-teman harus tau mengapa kita pakai DVD Iso tidak pakai koneksi Internet saja. DVD Iso ini berfungsi pengambillan data secara offline dimana user cukup mount ke Linux Debian 9 (Stretch) tanpa koneksi internet. Sebagian teman-teman udah menjumpai bahwa di Server repository seperti Kambing, Kartolo, Mirror dll hanya tersedia 3 DVD saja namun disini saya share 5 DVD aslinya DVD ada 14 jika teman-teman berminat bisa hubungi saya via WA (081578049296) dengan harga 150rb dan tak lupa download Via Google Drive yang saya sediakan.



Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Tutorial Install dan Konfigurasi Ubuntu Server 18.04 LTS Lengkap

Tutorial Install dan Konfigurasi Ubuntu Server 18.04 LTS Lengkap

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Tutorial Install dan Konfigurasi Ubuntu Server 18.04 LTS LengkapUbuntu adalah sistem operasi Linux desktop lengkap, tersedia secara gratis dengan dukungan komunitas dan profesional. Komunitas Ubuntu dibangun berdasarkan ide-ide yang diabadikan dalam Ubuntu Manifesto: bahwa perangkat lunak harus tersedia secara gratis, bahwa perangkat perangkat lunak harus dapat digunakan oleh orang-orang dalam bahasa lokal mereka dan meskipun ada cacat, dan bahwa orang harus memiliki kebebasan untuk menyesuaikan dan mengubah perangkat lunak mereka dengan cara apa pun yang mereka inginkan. "Ubuntu" adalah kata Afrika kuno, yang berarti "kemanusiaan bagi orang lain". Distribusi Ubuntu membawa semangat Ubuntu ke dunia perangkat lunak. Sumber "Distrowatch". Ubuntu juga menyediakan beberapa Arsitektur seperti armhf, i686, powerpc, ppc64el, s390x, x86_64. Os ini juga cocok untuk pemula yang pingin belajar linux dimana berbasis ".deb". Ubuntu memiliki versi LTS, Nah apa itu LTS??? LTS (Long-term support ) adalah manajemen siklus hidup produk kebijakan di mana rilis stabil dari perangkat lunak komputer yang dipertahankan untuk jangka waktu lebih lama daripada edisi standar. Istilah ini biasanya dicadangkan untuk perangkat lunak sumber terbuka , di mana ia menjelaskan edisi perangkat lunak yang didukung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun lebih lama daripada edisi standar perangkat lunak. Sumber "Wikipedia". Oke itu saja sedikit penjelasan tentang OS Linux Ubuntu. Langsung saja proses instalasinya :

Alat dan Bahan 

  • ISO Ubuntu (18.04 LTS)

Jangka Waktu

Untuk waktu yang dibutuhkan sekitar 1-10 menit selesai

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Please Choose Your Preferred Language

Langkah pertama, Pilih bahasa untuk OS Ubuntu 18.04 LTS anda atau proses instalasinya juga. Jika sudah dipilih klik "enter".





Langkah 2 Keyboard Configuration

Langkah kedua, Nah langkah ini sesuai negara anda disini saya memakai layout "english" dan variant "english". Jika sudah dipilih lalu klik "Done" dengan menekan "enter".


Langkah 3 Ubuntu 18.04

Langkah ketiga, ini pilih yang paling atas ya yaitu "Install Ubuntu" nah lalu tekan "enter" untuk melanjutkan proses selanjutnya.


Langkah 4 Network Connections

Langkah keempat, Selanjutnya pilih kartu jaringan yang aktif di PC atau Laptop anda disini saya contohkan "enp0s3" dengan mendapatkan alamat ip DHCP. Jika sudah lalu pilih "Done" dengan menekan "enter".


Langkah 5 Configure Proxy

Langkah kelima, lalu konfigurasi koneksi Proxy jika anda punya kalau tidak kosongkan saja lalu pilih "Done" dengan menekan "enter".


Langkah 6 Configure Ubuntu Archive Mirror

Langkah keenam, masukkan alamat repository Ubuntu 18.04 LTS baik local indonesia atau pilih yang luar negeri. Contoh saya menggunakan "http://kartolo.sby.datautama.net.id/ubuntu" Jika sudah pilih "Done".


Langkah 7 Filesystem Setup

Langkah ketujuh, Disini teman-teman bisa pilih automatic pengaturan partisi hard disk atau pilih manual dan saya pilih yang manual lalu klik "enter".


Langkah 8 Filesystem Setup

Langkah kedelapan, masih sama dengan langkah diatas lalu buat 2 partisi wajib berada di linux "root" dan "swap". namun saya disini 3 partisi ketambahan partisi "home". Jika sudah klik "Done".


Langkah 9 Profile Setup

Langkah kesembilan, masukkan data OS Ubuntu yang akan diinstall di PC atau Laptop anda isi seperti contoh gambar berikut :


Langkah 10 Featured server snaps

Langkah kesepuluh, nah disini langsung pilih saja "Done".


Langkah 11 Selesai

Alhamdulillah akhirnya selesai juga install Server Ubuntu 18.04 LTS.





Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Cara Mudah Enable Https Repository di Debian, Ubuntu dan Mint

Cara Mudah Enable Https Repository di Debian, Ubuntu dan Mint

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Mudah Enable Https Repository di Debian, Ubuntu dan Mint - Hallo selamat pagi semuanya kali ini saya akan membuat tutorial enable atau menggunakan repository dengan dukungan HTTPS. Ini berarti bahwa repositori paket Kali aktual kami dapat mendukung HTTPS - menghasilkan pembaruan dan peningkatan Kali terenkripsi. Saya juga sebelumnya sudah membahas tentang add repository Ubuntu dan Debian. Nah mungkin disini sedikit perbedaan dari segi securitynya ya!!!. Oke itu saja sedikit penjelasannya lalu ikuti langkah-langkah konfigurasinya.

Alat dan Bahan
  • OS Linux (Debian, Ubuntu dan Mint)
  • Koneksi Internet

Jangka Waktu

Untuk waktu yang dibutuhkan sekitar 1-5 menit selesai tergantung dengan koneksi internet

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Install Apt-transport-https

Langkah pertama, Nah untuk pengambilan data secara secure dengan repository Linux (Debian, Ubuntu dan Mint), Sebelumnya teman-teman harus menginstall paket "apt-transport-https" supaya dapat mendownload paket yang disediakan server repository HTTPS. Langsung saja ketikkan perintah "apt-get install apt-transport-https" lalu tekan "enter".

root@magigi:/home/zonemint# apt-get install apt-transport-https


Langkah 2 Add repository HTTPS

Langkah kedua, Add alamat repository yang sudah menggunakkan HTTPS  lalu masukkan script tersebut dibaris paling bawah :


root@magigi:/home/zonemint# nano /etc/apt/sources.list


Alamat Server Repository HTTPS Singapura  Ubuntu 18.04 LTS :

deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic main restricted
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-updates main restricted
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic universe
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-updates universe
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic multiverse
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-updates multiverse
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-backports main restricted universe mult$
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-security main restricted
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-security universe
deb https://mirror.0x.sg/ubuntu/ bionic-security multiverse

Debian 9.6 (Stretch) :

deb https://mirror.0x.sg/debian/ stretch main contrib non-free
deb https://mirror.0x.sg/debian/ stretch-updates main contrib non-free
deb https://mirror.0x.sg/debian-security/ stretch/updates main contrib non-free


Langkah 3 Update 

Langkah ketiga, Setelah add alamat server repository lalu lakukan update OS Linux (Debian, Ubuntu dan Mint) dengan command sebagai berikut :

root@magigi:/home/zonemint# apt-get update






Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb
Cara Install MRTG Monitoring di Debian 9 dengan Mudah

Cara Install MRTG Monitoring di Debian 9 dengan Mudah

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Tutorial Cara Install dan Konfigurasi MRTG Monitoring di Debian 9 - MRTG (the Multi Router Traffic Grapher) Adalah aplikasi yang digunakan untuk memantau beban trafik pada link jaringan. MRTG akan membuat halaman HTML yang berisi gambar GIF yang mengambarkan trafik melalui jaringan secara harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Nah sebelumnya teman-teman udah membuat beberapa layanan service atau hosting bisa dicek kategori Debian. Monitoring ini sangat perlu jika teman-teman sebagai admin karena hal tersebut untuk mengecek gimana kondisi Server Linux Debian ataupun Router yang akan dimonitoring. Jika nantinya setelah menginstall monitoring ini masih bingung penggunaanya bisa cek Documentasi MRTG yang disediakan secara detail cek website resmi Monitoring MRTG. Oke itu saja sedikit penjelasan tentang tools tersebut lalu langsung saja langkah-langkah instalasinya.

Alat dan Bahan

  • OS Debian (9.6)
  • DVD 1,2,3

Jangka Waktu

Untuk waktu sekitar 1-5 menit selesai

Tahap Pengerjaan

Langkah 1 Apache2 & Snmp

Langkah pertama, Menginstall paket web service yaitu apache2. Terus install protokol monitoring yaitu Snmp. Nah kedua tersebut sangat dibutuhkan untuk membangun monitoring MRTG. Untuk menginstall kedua paket tersebut dengan perintah :


root@zonemint:~# apt-get install apache2 snmp snmpd



Langkah 2 Backup file SNMP

Langkah kedua, Untuk mengatasi error script atau file snmpd.conf kita backup dulu dengan command "cp /etc/snmp/snmpd.conf /etc/snmp/snmpd.conf.default". Nah jika sudah dibackup lalu edit file "snmpd.conf" dengan text edit "nano /etc/snmp/snmpd.conf". Lalu hilangkah tanda pager (#) pada baris "rocomunity public localhost" kemudian edit text pada baris "sysLocation" dan "sysContact" berikut ini gambarnya.


Langkah 3 Restart SNMP

Langkah ketiga, Nah jika sudah diedit file tersebut lalu lakukan restart serive snmp dengan command "/etc/init.d/snmpd restart" jika sudah muncul "OK" artinya berhasil. Kemudian check apakah snmpd servicenya running dengan command sebagai berikut :


root@zonemint:~# /etc/init.d/snmpd status



Langkah 4 Install MRTG monitoring

Langkah keempat, Setelah setting snmp lalu kita setting MRTG sesuai topik judul artikel ini. untuk menginstall tools tersebut dengan command "apt-get install mrtg" jika sudah selesai proses instalasinya kemudian buat folder atau directory mrtg dengan command sebagai berikut :

root@zonemint:~# mkdir /var/www/html/mrtg



Langkah 5 edit file mrtg.cfg

Langkah kelima, supaya monitoringnya jalan arahkan file web console atau workdirnya di "/var/www/html/mrtg" untuk mengedit file mrtg.cfg dengan command "nano /etc/mrtg.cfg" lalu edit pada baris "for Debian".


Langkah 6 Cfgmaker & Indexmaker

Langkah keenam, perintah cfgmaker supaya server kita seolah-olah localhost menjadi public sesuai setting file mrtg.cfg nantinya. lalu indexmaker supaya bisa ditampilakan pada web console MRTG dengan web browse.

Perintah cfgmaker sebagai berikut "cfgmaker public@localhost > /etc/mrtg.cfg".


Perintah indexmaker "indexmaker /etc/mrtg.cfg >> /var/www/html/mrtg/index.html".


Langkah 7 rc.local 

Langkah ketujuh, tambahkan script supaya server saat starup pertama langsung menjalankan script pada file "rc.local" berikut ini command editnya "nano /etc/rc.local". Jangan lupa tambahkan script seperti berikut ini :


Langkah 8 Selesai

Alhamdullilah akhirnya selesai juga menginstall MRTG Monitoring di Debian 9 (stretch) dengan Mudah. Untuk menampilkan web consolenya di browser panggil dengan "http://ip_address_server/mrtg".





Created by : Ira & Rini
Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb