Monday, January 11, 2021

Bagaimana menambahkan interface di firewall pfsense 2.4.5

 


Assallamu'alaikum Wr.Wb

Hallo sahabat zonemint jumpa lagi lama tidak upload mimin... Kali ini saya akan sharing terkait bagaimana cara menambahkan interfaces baru di firewall pfsense 2.4.5 mengapa kita menambahkan interfaces karena kita butuh untuk mendistribusikan ke lokal jaringan kita untuk kita management akses dll. Nah bagaimana langkah ikuti tutorial ini sampai selesai iya :)

Langkah pertama, akses firewall pfsense kalian lalu pilih bagian menu atas yaitu " interfaces " kemudian pilih " Assigments ".


Langkah kedua, dashboard assignments nanti akan kedetect interfaces yang kita punya di server fisik kita atau virtual nah disini tekan tombol ijo " Add " kemudian klik " Save ".


Langkah ketiga, agar port lan yang kita add tadi biar bisa digunakan teman-teman masuk lagi di menu atas  " interfaces " kemudian pilih " LAN ". Nah setelah itu kalian centang pada " enable interface " lalu tekan " Save ".


Langkah keempat, nanti dimenu awal dashboard firewall pfsense 2.4.5 nanti akan di tampilkan berapa interfaces yang kita punya di server tersebut.

#Pfsense #Firewall 

Demikian dari saya

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Saturday, December 5, 2020

Tutorial Install Docker dan Portainer di Centos 7

 

Tutorial Install Docker dan Portainer di Centos 7

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Docker memungkinkan kita untuk menyatukan aplikasi dengan semua dependensinya ke dalam sebuah unit standar dalam suatu paket dengan tujuan untuk pengembangan perangkat lunak. 

Docker container menyatukan sebuah software untuk sistem file lengkap yang berisi segala yang dibutuhkan untuk menjalankan: kode, runtime, alat sistem, sistem library - serta apa pun yang dapat kita install pada server. Hal ini menjamin bahwa software tersebut akan selalu berjalan sama, terlepas dari lingkungan (environment) yang sedang ditempati (running in).

Kontainer memiliki fungsi isolasi dan alokasi sumber daya yang sama sebagai mesin virtual, tetapi memiliki pendekatan arsitektur yang berbeda yang memungkinkan kontainer untuk menjadi lebih portabel dan efisien.

Nah tentunya dengan Docker ditambah Portainer memudahkan kita management cloud hosting dengan GUI web.

Mungkin kita lanjut ke tutorialnya :

Langkah pertama, Cek IP addres dengan menggunakan perintah “ip addr”. Perhatikan pada ethernet enp0s8, cek & catat IP yang didapatkan. IP dari enp0s8 ini nantinya akan digunakan untuk remote koneksi dengan menggunakan putty.


Langkah kedua, Jalankan aplikasi putty, tuliskan alamat ip server dari enp0s8 kemudian di saved sessions masukkan nama untuk penanda bahwa itu server docker centos. Dan perhatikan juga port ssh nya jika masih default isikan port 22.


Langkah ketiga, Jika ada notifikasi klik “yes”, login dengan menggunakan user: root, password: 123456


Langkah keempat, Install beberapa paket yang diperlukan untuk docker. Perintah bisa di copy/paste pada putty. Untuk paste gunakan klik kanan. 

“  # yum install -y yum-utils device-mapper-persistent-data lvm2 “


Langkah kelima, Install repositori yang digunakan untuk menginstall paket Docker. “ # yum-config-manager --add-repo https://download.docker.com/linux/centos/docker-ce.repo “


Langkah keenam, Menginstall paket Docker. # yum -y install docker-ce docker-ce-cli containerd.io


Langkah ketujuh, Selanjutnya jalankan docker pertama kali dengan menggunakkan perintah “ systemctl start docker “, kemudian agar dapat berjalan saat OS booting bisa tambahkan perintah “ systemctl enable docker “.

Langkah kedelapan, Untuk mengecek apakah Docker Container sudah berjalan kita akan mencoba menjalankan Container dengan perintah “docker run” diikuti dengan nama image yang akan dijalankan sebagai container. Jika muncul tampilan hello-world maka Docker container telah berhasil berjalan dan siap untuk digunakan. Catatan, hello-world merupakan sebuah container yang digunakan untuk mengetes docker untuk pertama kali.


Langkah kesembilan, Menginstall portainer, yang digunakkan pengolahan docker container serta docker image dengan berbasis GUI web. “ # docker run -d -p 9000:9000 -v /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock portainer/portainer “.


Langkah sepuluh, Jika sudah selesai download portainer di centos kemudian akses dengan basis gui web dengan cara ketikkan alamat ip enp0s8 “ http://<IP_VM_enp0s8>:9000 “ lalu diminta membuat user admin dengan pass ketikkan pass “ adminadmin”, kemudian klik tombol “Create user”.


Langkah sebelas, Selanjutnya akan muncul halaman web baru yang merupakan opsi bagi kita memilih, diminta akan mengakses docker. Karena kita menjalakan docker pada local computer maka pilih “Local” kemudian klik tombol “Connect”.


Langkah keduabelas, Setelah terkoneksi pada environment local, selanjutnya kita bisa mengakses lebih detail lagi untuk pengelolaan Docker dengan mengklik “Local”.


Langkah ketigabelas, Untuk menjalankan container linux “apline/nginx” dari CLI dengan perintah “ docker run -d –name mynginx -p 80:80 sickp/alpine-nginx “. 

Keterangan:
-d, adalah opsi container ini berjalan sebagai daemon, atau berjalan pada background 
--name mynginx, adalah opsi container ini diberi nama dengan “mynginx” 
-p 80/80, adalah opsi penentuan port yang digunakan dan dipublish. Port 80 host akan digunakan untuk mempublish port 80 container.
sickp/alpine-nginx, adalah nama image yang akan didownload dan dideploy


Langkah keempatbelas, Untuk menampilkan hasil container yang kita deploy, kita dapat mengaksesnya dengan web browser dengan mengetikkan url : http://<IP_VM_enp0s8>



#Centos #Docker #Portainer

Demikian dari saya
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Wednesday, December 2, 2020

Konfigurasi IP address Static & Dhcp di Centos 7

 


Assallamu'alaikum Wr.Wb

Setiap setup server tentunya tak lupa namanya setting ip addresss dikarenakan untuk komunikasi secara public dibutuhkan pengalamatan ip. Pengalamatan ip terdiri 2 metode static atau manual dan dhcp / otomatis. Nah yang saya bahas kali ini 2 metode tersebut di server centos 7, nah apa bedanya debian dan centos yang jelas paketnya berbeda karena beda developer dan management file didalamnya ada juga perbedaan namun secara umum linux ada persamaan. 

Mungkin itu saja kita lanjut ke tutorialnya ya dari pada lama-lama nanti jadi ndak mood...

Langkah pertama, jalankan server virtual atau server kalian dan ketikkan perintah " ip link / ip address " untuk mengecekkan nama perangkat jaringan yang di lan server atau virtual kalian.

Langkah kedua, konfigurasi ip address dengan dhcp / otomatis dulu caranya :

vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp0s3

edit pada bagian BOOTPROTO menjadi dhcp dan ONBOOT menjadi yes

Langkah ketiga, restart service NetworkManager dengan perintah :

systemctl restar NetworkManager

pastikan running active mungkin jika ada kesalahan atau error dicheck dengan teliti konfigurasi :)

Langkah keempat, dicheck setting ip address dengan dhcp client berhasil

Langkah kelima, konfigurasi dengan metode static dan tata letaknya tetep sama seperti atas hanya menambahkan script seperti gambar berikut ini :

Langkah keenam, alhamdulillah berhasil untuk konfigurasi ip address dengan static maupun dhcp.

#Centos #VPS #Networking

Demikian dari saya

Wassallamu'alaikum Wr.Wb

Monday, November 16, 2020

Tutorial Setting Hostname Linux Centos 7

Tutorial Setting Hostname Linux Centos 7


Assalamu'alaikum wr.wb 

Hallo sahabat blogger, internet kali ini mimin mau upload artikel baru nihh... Artikel kali ini terkait
dengan server dan server yang digunakkan yaitu Centos. Apa itu centos linux??? 

CentOS (Community ENTerprise Operating System) adalah sebuah distribusi linux sebagai bentuk dari usaha untuk menyediakan platform komputasi berkelas enterprise yang memiliki kompatibilitas kode biner sepenuhnya dengan kode sumber yang menjadi induknya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL). 

Nah mimin pada artikel ini fokus setting hostname centos 7 server bagaimana caranya ?? ikuti langkah berikut ini : 

Langkah pertama, install centos linux menggunakkan virtualbox, vmware atau komputer pc. setelah itu ketikkan : hostnamectl set-hostname zonemint.net 

Untuk zonemint.net bisa diisikan nama hostname server terserah bebas, kemudian restart atau reboot server teman-teman.

Tutorial Setting Hostname Linux Centos 7

#Linux #Centos #VPS

Demikian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Tuesday, November 10, 2020

Tutorial Cara Install Pfsense 2.4 di VMware/VirtualBox

 


Assalamu'alaikum wr.wb

Hallo sahabat zonemint di tutorial kali ini mimin share cara install pfsense 2.4 di mesin VMware...
Apa itu pfsense ???  pfSense adalah distribusi perangkat lunak komputer firewall / router open source berdasarkan FreeBSD. Itu diinstal pada komputer fisik atau mesin virtual untuk membuat firewall / router khusus untuk jaringan. 

Dan juga pfsense menyediakan produk perangkat keras netgare mungkin bisa dibeli di toko online/marketplace hehe :) Nah langsung saja ke tutorialnya simak tulis berikut di bawah ini :

Langkah pertama, buatlah mesin baru terus masukkan dvd iso pfsense yang sudah didownload, jika belum ada bisa download diwebsite resminya pfsense..


Langkah kedua, edit nama mesin virtual yang sudah ada buat tadi.


Langkah ketiga, setup disk yang mau digunakkan berapa giga disini saya pakai recomended dari vmware 20Gb.


Langkah keempat, edit ram mesin virtual yang telah dibuat tersebut disini saya setup 1Gb.


Langkah kelima, nah setelah itu akan muncul halaman copyright and distribution notice teman-teman pilih "accept" aja.


Langkah keenam, setelah itu pada halaman welcome to pfsense pilih aja " install ".


Langkah ketujuh, keymap selection pilih default dari recomende pfsense klik "select".


Langkah kedelapan, partitioning teman-teman pilih yang auto untuk create disk  struktur dari system pfsense.


Langkah kesembilan, archive exraction tunggu sampai proses extrak arsip dari pfsense.


Langkah kesepuluh, pada manual configuration teman-teman pilih no saja.


Langkah kesebelas, alhamdulillah akhirnya selesai dan normal install pfsense 2.4 di vmware atau virtualbox.


#Firewall #Pfsense #Networking

Demikian dari saya
Wassalmau'alaikum wr.wb

Saturday, October 31, 2020

Konfigurasi Hostname,Time zone di Juniper

 

Cara konfigurasi hostname dan time zone di juniper
Assalamu'alaikum wr.wb

Salam sejahtera untuk semua warga internet, kali ini mimin update artikel baru terkait juniper networking.
Apa itu artikelnya " settting hostname dan time zone di perangkat juniper ". Hostname perlu kita konfigurasi untuk memberikan identitas nama pada suatu perangkat agar mempermudah kita pada saat kita konfigurasi dengan topologi jaringan yang besar maupun kecil. Sedangkan time zone untuk menentukan waktu lokasi atau jam disuatu negara misal contoh "Asia/Jakarta ". Mungkin sedikit saja penjelasnya langsung ke tutorialnya ....

Langkah pertama, teman-teman login dulu diperangkat junipernya. kemudian masuk di global mode terus ketikan perintah " set system host-name junos-olive ".


Langkah kedua, setup time-zone dengan ketikkan perintah " set system time-zone Asia/Jakarta ".

Sama untuk check apakah sudah benar konfigurasi waktu dengan ketikan perintah " show system uptime ".


#JNCIA #Juniper

Demikian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Monday, October 26, 2020

Cara set password root di perangkat Juniper

 

Cara set password root di perangkat Juniper
Assalamu'alaikum wr.wb

Nah temen-temen mimin sharing terkait setup password root jika kita membeli perangkat baru juniper.
Pada umumnya perangkat juniper diakses pertama kali dengan user "root" tanpa password, kemudian jangan lupa kita setting password untuk security.

Bagaimana caranya ikuti langkah-langkah berikut :

Langkah Pertama, login via putty atau aplikasi remove via ssh, kemudian akses dengan user "root".
lalu ketikan perintah berikut ini :

set system root-autentication plain-text-password

Cara set password root di perangkat Juniper

Langkah Kedua, masukkan password minimal 6 karakter, jika sudah setup passwordnya lalu ketikkan "commit".

Cara set password root di perangkat Juniper

#Junos #SRX #User

Demikian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Saturday, October 24, 2020

Basic Create User di perangkat Juniper

 

Basic Create User di perangkat Juniper

Assalamu'alaikum wr.wb

Hallo sahabat zonemint jupa lagi, kali ini mimin post artikel terkait membuat user akses di perangkat juniper. Nah kalian harus perlu management user untuk privacy tentunya. Di Juniper tersendiri memiliki beberapa group dimana setiap grup memiliki hak akses tersendiri. Nah untuk itu simak artikel ini sampai selesai ya !!!

Langkah pertama, tentunya teman-teman sudah install junos di vmware,virtualbox atau mesin simulasi lainnya. 

Masuk ke system junos dengan user root, kemudian ketikkan perintah sebagai berikut ini :
" set system login user magigi class super-user authentication plain-text-password "

kemudian tekan "enter" nanti disuruh masukkan password minimal 6.



Nah diatas class itu sama saja group, untuk group ada 3 pokok : operator, read-only dan super-user.
sedangkang authentication plain-text-password : maksudnya user tersebut login ke juniper dengan pass yang sudah ditentunkan.

Jika masih bingung bisa comment di kolom dibawah :)

#Juniper #Security #JunOS

Demikian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb