Friday, May 15, 2020

Cara Konfigurasi HSRP (Hot Standby Router Protocol) di Cisco

Konfigurasi HSRP (Hot Standby Router Protocol) di Cisco

Assalamu'alaikum wr.wb

Konfigurasi HSRP (Hot Standby Router Protocol) di CiscoHSRP adalah sebuah protocol redudancy standar cisco yang menetapkan sebuah router yang secara otomatis mengambil alih jika router yang lain gagal. Di dalam HSRP mendefinisikan  dua status router yang router aktif dan router standby. Router standby digunakan sebagai redundancy dari router aktif jika router aktif gagal merouting.

Cara ini sangat efektif jika ada jalur terputus baik dari core router ke switch akan dilewatkkan jalur backup. Untuk HSRP ini ditandai dengan prioritas nilai tertinggi yang kita tentukan untuk defaultnya 100 nilainya. Protokol ini hanya dipakai perangkat cisco saja untuk perangkat umumnya bisa pakai VRRP. Nah itu saja sedikit gambaran atau penjelasan sedikiti terkait apa itu HSRP.....

Langkah selanjutnya kita masuk di tutorial konfigurasinya, sebelumnya buat topologi dulu pakai router cisco dan switch l2. Adapun aplikasi simulasi yang kece buat topolgi ini yaitu Eve-Ng, untuk aplikasi lainnya ada juga GNS3. Saya pakai yang Eve-Ng dan teman-teman harus add dulu device ke server Eve-Ng ya...

Topologi HSRP :



Langkah pertama, konfigurasi ip address pada perangkat router tersebut untuk lebih jelasnya bisa lihat gambar berikut ini atau bisa klik artikel saya sebelumnya..

Config Core INT :


Config POP-1 :

Config POP-2 :

Langkah kedua, kita konfigurasi HSRP dimana untuk router POP-1 sebagai (Main-Link) dan untuk router POP-2 sebagai (Backup-Link). Untuk disini kita akan menentukan prioritas sebagai "active" interfaces untuk dilalui traffik dan "standby" untuk backup traffik. Nah yang kita setting prioritas router POP-1. Konfigurasinya bisa lihat gambar berikut ini :

Config POP-1 :

Config POP-2 :

Langkah ketiga, check konfigurasi status HSRP di router POP-1 dan POP-2.

Status HSRP POP-1 :


Status HSRP  POP-2 :


Langkah keempat, lakukan traceroute ke ip 8.8.8.8 sesuai topologi diatas dan hasilnya akan melewati jalur traffik POP-1 nah untuk itu lakukan shutdown interfaces yang mengarah ke client.


Setelah itu lakukan traceroute lagi ke ip 8.8.8.8 dan hasilnya akan lewat jalur traffic backup atau POP-2.


Untuk status port POP-2 ke arah client akan menjadi "Active" dimana untuk jalur backup sudah otomatis ke POP-2.


Itu saja sedikit sharing terkait Protocol HSRP di perangkat Cisco, untuk artikel selanjutnya saya kan bahas terkait GLBP (Gateway Load Balancing Protocol) sama ditunggu video tutorial ini ya di youtube saya "zonemint"...



#Cisco #HSRP #Standby

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Sunday, May 3, 2020

Konfigurasi Firewall Dsnat di IPTABLES Debian 10

Konfigurasi Port Forwarding di IPTABLES Debian 10

Assalamu'alaikum wr.wb

Konfigurasi Port Forwarding di IPTABLES Debian 10 - Sudah sekian lama tidak upload artikel kali ini saya akan sedikit sharing mengenai konfigurasi firewall dsnat atau port forwading menggunakkan iptables on debian 10. Dsnat memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data. Biasa digunakan untuk membuat host dalam jaringan lokal dapat diakses dari luar jaringan (internet) dengan cara NAT akan mengganti alamat IP tujuan paket dengan alamat IP lokal. Jadi kesimpulan fungsi dari chain ini adalah untuk mengubah/mengganti IP Address tujuan pada sebuah paket data.

Topologi saya membuat firewall dsnat ini adalah ada sebuah perangkat router saya dirumah yang tidak ada ip public supaya dapat saya remote dari luar, saya menggunakkan koneksi vpn ke server vpn yang saya buat konfigurasi vpn sebelumnya. Server vpn saya tidak besar hanya berkapasitas 512Mb dan pakai SSD beli di Domainesia

Nah mungkin itu saja sedikit penjelasan dan tujuan kita konfigurasi tersebut. Langkah selanjut ikuti langkah-langkah settingannya.

Langkah pertama, saya sudah setting vpn server dengan pptp server dan sudah konek diperangkat router saya dirumah dengan pptp client.

Langkah kedua, setting firewall dsnat di sisi server vpn saya lampirkan gambar berikut ini :


root@freewifi:~# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp  --dport 929 -d ip_public_vps -j DNAT --to-destination 10.100.10.2:8291  root@freewifi:~# iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE


Langkah ketiga, bisa diremote router dari koneksi luar


#Firewall #Dsnat #Debian #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Saturday, March 28, 2020

Tutorial Konfigurasi Interfaces di Perangkat Cisco


Assalamu'alaikum wr.wb

Cara konfigurasi interfaces di perangkat Cisco Seri C7200. Mengapa perlu kita setting interfaces diperangkat cisco??? Nah interface tersebut dapat kita management traffik yang bisa melewati interface tersebut supaya lebih hemat cpu dan kinerja perangkat lebih optimal. Dan tak kalah penting kita management interface bisa dijadikan bisnis jika kita mempunyai network yang besar seperti ISP.

Perlu kalian ketahui bahwa kita juga memperhatikan data yang kita lewati diinterface tersebut. Contoh implementasi data yaitu :

A. HALF DUPLEX  Metode media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian atau tidak dalam waktu yang bersamaan. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie.     

B. FULL DUPLEX  Metode ini memungkinkan komunikasi antar kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi dan berkomunikasi secara interaktif dan dalam waktu yang bersamaan. Alat komunikasi yang menggunakan metode ini adalah telephone, handphone, dan sebagainya. Umumnya alat yang memanfaatkan metode komunikasi ini menggunakan dua jalur komunikasi.

Nah dengan begitu kita akan lebih mempermudah saat konfigurasinya...

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan terkait teorinya....Terus lanjut ke tutorial langkah settingnya :

Langkah pertama, check dulu status interface kita bahwa sudah support Gigabit (1Gbps) atau Fast Ethernet (100Mbps). untuk cara checknya cukup simple :
"show int status"

Nah terus perhatikan interface tersebut bahwa perangkat tersebut hanya support Fast Ethernet atau Gigabit Ethernet.


Langkah kedua, kita setting bahwa interface tersebut hanya dapat melawatkan data dengan kecepatan transfer 100Mbps dan Full Duplex. Caranya simple cukup ketikkan :
"Speed 100
Duplex full"


Langkah ketiga, check kembali status port yang terhubung switch to switch dengan kecepatan data 100Mbps dan Full Duplex.



Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf ya...
Jangan lupa jaga kesehatan dan Kurangi aktivitas keluar yaa...



#Cisco #Interface #Full-Duplex

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Tuesday, February 4, 2020

Langkah-langkah Setting PPPOE Client di Tenda N301

Tutorial Cara Setting PPPOE Client di Perangkat Tenda N301

Assallamu'alaikum wr.wb

Tutorial Cara Setting PPPOE Client di Perangkat Tenda N301 - Protokol Point-to-Point over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan untuk mengenkapsulasi frame PPP di dalam frame Ethernet. Itu muncul pada tahun 1999, dalam konteks boom DSL sebagai solusi untuk paket tunneling melalui koneksi DSL ke jaringan IP ISP, dan dari sana ke seluruh Internet. Banyak sekarang perangkat jaringan sudah support dengan service PPPoE baik Server dan Client. Salah satunya yaitu perangkat Wifi Router Tenda N301, dengan menyedikkan port Wan sebagai Dial Up ke PPPoE Server. 

Selain itu masih banyak lagi layananan yang bisa diaktifkan diperangkat Tenda N301 seperti :

1. Wireless Setting
2. Management Bandwith
3. Wireless Repeating
4. Parent Control
5. Mac Address Filter

Nah disitu bisa digunakkan jika perlu dalam network jaringan anda. Untuk segi harganya termasuk cukup terjangkau atau murah bisa didapat dengan harga kisaran 130 ribu. Tak lupa dari hal itu kita juga gratis kabel lan dari Tenda N301 ini lho kualitasnya cukup lah.... Nah mungkin itu saja sedikit penjelasannya masuk ke tutorial langkah-langkah konfigurasi.

Langkah pertama, colok kabel dari tenda ke laptop anda untuk kabel di tenda bisa dicolok pada port 1 - 3 yang sudah ada settingan dhcp server. Setelah itu lakukan check ip dan ping ke ip default tenda yatu 192.168.0.1 pastikan replay ya....

Check IP Laptop


Check ping dari Laptop ke Tenda 


Langkah kedua, Nah setelah itu akan muncul pop-up buka browser default anda kemudian akan muncul tampilan awal untuk tenda yang masih default belum disetting apapun selain wireless. 
Untuk menu yang dipilih connection type yaitu PPPoE dan masukkan "username" dan "password" sesuai dari ISP. Nah dimenu bawahnya ada wireless setting kita juga bisa mengganti langsung SSID default dari Tenda N301, jika sudah jangan lupa klik "OK".

Default Tampilan Tenda N301


Setting PPPoE dan Wireless


Kemudian akan muncul halaman baru kita disuruh menunggu kurang lebih 3 detik ya...


Langkah ketiga, langkah terakhir check status internet dengan dial up PPPoE apakah sudah terhubung dengan ISP atau belum, jika sudah bisa check ping google.com atau ip dns global google "8.8.8.8" ya...

Menu halaman depan Tenda N301 setelah disetting


Check ping google.com dan detik.com


Untuk video tutorialnya juga saya sediakan di channel pribadi saya zonemint :



#PPPoE #Tenda #Router

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Monday, February 3, 2020

Tutorial Pembahasan UKK TKJ Paket 3 Tahun 2019/2020


Assallamu'alaikum wr.wb

Tutorial Pembahasan UKK TKJ Paket 3 Tahun 2019/2020 Lengkap - Sudah sampai paket ketiga teman-teman untuk paket ini kita akan lebih kombinasi dengan sistem operasi linux untuk konfigurasi webserver yang diinstall dengan CMS Wordpress. Selanjutnya kita akan diberikan soal subnetting yang menerapkan konsep VLSM mungkin jika belum tau bisa cari digoogle subnetting VLSM.

Sedikit saja penjelasannya kita masuk ke langkah-langkah konfigurasinya....

Untuk soalnya bisa didownload klik menu button dibawah ini :


Langkah pertama, Setting ip address untuk gateway ke isp dan ke lokal jaringan network kita dengan sesuai ip yang kita lakukan subnetting VLSM, untuk detailnya bisa dilihat gambar berikut ini :


Langkah kedua, agar dapat terkoneksi dengan internet kita perlu namanya gateway, gateway hanya didapat dari ISP yang melayani internet kepada kita semua. nah untuk itu masuk menu "IP->Routes", lalu klik tambah kemudian isikan ip gateway dari isp dikolom gateway selanjutnya klik "Apply" dan "OK".


Langkah ketiga, konfigurasi wirelless untuk fasilitas hotspot dengan memasukkan username dan password sesuai database di perangkat router. Untuk detailnya saya lampirkan juga video tutorialnya :




Langkah keempat, setting web server dengan menginstall CMS wordpress didalamnya untuk lokal jaringan. untuk terkait hal ini bisa baca artikel install dan konfigurasi wordpress di Debian 9. Dan untuk detailnya juga saya lampirkan video sebagai berikut ini :



Langkah kelima, konfigurasi dhcp server untuk client kita yang menggunakkan baik wifi ataupun pakai kabel lan. Untuk langkah konfigurasinya lihat video berikut ini :




Langkah keenam, Konfigurasi wirelless dengan settingan mode access point agar dapat mengkoneksikan client yang menggunakkan wifi. Caranya masuk menu interfaces kemudian pilih yang interfaces "wlan1" jika posisi masih ke disabled bisa dienable dulu.


Kemudian klik 2x setelah itu masuk menu general kemudian pilih mode "AP-Bridge" dan edit pada kolom SSID dengan nama peserta@sekolah.sch.id, jangan selalu lupa jika sudah selesai konfigurasi lakukan klik "Apply" dan "OK".


Langkah ketujuh, Nah masih di router sebagai access point lakukan konfigurasi dhcp client ip yang diberikan router mikrotik atau gateway dengan dhcp server terpusat. 

Untuk konfigurasi ini saya memakai 2 perangkat router satu sebagai gateway isp dan satu sebagai distribusi untuk client menggunakkan koneksi wifi.



Lalu jangan lupa lakukan ip binding untuk access point yang akan mendistribusikan internet melalui koneksi wifi dikarenakan perangkat jaringan tidak dapat melakukan login seperti perangkat smartphone, laptop, pc dll. Perhatikan gambar berikut ini ya jangan sampai salah pilih typenya.

Cukup masuk menu "IP->Hotspot->Hosts" kemdian akan muncul perangkat yang sudah terhubung kabel dengan ip sekian namun belum login, lakukan klik 2x setelah itu pilih type "bypassed".


Langkah kedelapan, Lakukan konfigurasi ip firewall nat di router gateway agar dapat menghubungkan internet client kita yang terhubung dinetwork jaringan yang sudah kita buat tadi.
Cukup masuk menu "IP->Firewall->NAT" klik tambah lalu pilih chain "srcnat" kemudian out-interfaces "ether5-WAN" atau interfaces yang terhubung dengan ISP. Selanjuntnya pilih action "masquerade".


Langkah kesembilan, konfigurasi management bandwith dengan masuk menu "Queue" lalu ikuti langkah seperti gambar dibawah ini, ingat perhatikan ip yang dimasukkan dan pilih all network yang kita shappingan dengan bandwith sekain.


Langkah kesepuluh, nah jika anda sudah selesai melihat video konfigurasi cms wordpress lakukan setting dengan bukak browser kemudian ketikkan "alamat_ip/wordpress".

Setelah itu akan muncul halaman baru isikan database yang sudah dibuat tadi dan user untuk database wordpress dan pass jika sudah klik "next".


Kemudian kita disuruh setting title website, username dan pass untuk dashboard dan notifikasi email jika ada yang comment atau email ke kita. Jika sudah diisi klik "Finish".



Nah masih konfigurasi website kemudian akan muncul halaman baru lagi masukkan username dan password yang sudah kita buat tadi.

Tampilan dashboard website cms wordpress kita dan halaman depan website kita.

Dashboard


Halaman Depan


Langkah kesebelas, Ujicoba Login hotspot yang sudah kita buat tadi, dan management bandwith baik via wifi dan kabel ya.

Hotspot


Management Bandwith


#UKK #Mikrotik #Debian 

Sekian dari saya
Wassallamu'alakum wr.wb

Thursday, January 30, 2020

Tutorial Pembahasan UKK TKJ Paket 2 Tahun 2019/2020

Tutorial Pembahasan UKK TKJ Paket 2 Tahun 2020

Assallamu'alaikum wr.wb

Tutorial Pembahasan UKK TKJ Paket 2 Tahun 2019/2020 - Tugas UKK paket 2 yaitu kita disuruh untuk Rancang Bangun Jaringan Berbasis Kabel, Nirkabel dengan VLAN dan Routing. Bisa juga dibaca artikel terkait konfigurasi VLAN dimikrotik sebelum melanjutkan tutorial ini. Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar langsung masuk ke tutorial pembahasan.

Untuk alat yang dipersiapkan 2 buah perangkat dimana 1 router sebagai switch dan 1 sebagai access point dan jangan lupa sedikkan kabel lan untuk menghubungkan laptop ke router atau antar router.
Jika mau lihat soalnya bisa download di link paling bawah artikel ini. Oke sekarang kita masuk langkah konfigurasinya.

Langkah pertama, konfigurasi nama interface yang mengarah ISP atau mengarah switch router. Fungsi ini sebagai kita menandai bahwa interface tersebut mengarah ke sana dan mudah dalam kita troubleshooting jika mengalami kendala dalam jaringan kita. Cukup masuk menu "interface" terus klik 2x diinterface yang mau diganti namanya.


Langkah kedua, setting vlan untuk jalur switch atau kabel kita memetakkan untuk siswa dan guru. konfigurasi cukup masuk menu "interface->klik icon tambah (+)->vlan" lalu isikan nama vlan dan isikan ID yang penting dan harus sama dengan router sebagai switch nanti.

Menu VLAN


Add Vlan Siswa dan Guru



Langkah ketiga, konfigurasi koneksi internet untuk router utama atau router yang sebagai gateway keluar. untuk syarat bisa konek internet harus ada ip address yang diberikan ISP dan gateway, untuk laiinya bisa DNS ISP tersebut. Cukup masuk menu "Ip->Address->klik icon tambah (+)" kemudian isikan ip dari ISP lalu klik "Apply" dan "Ok", nah jika sudah selesai masuk menu "Ip->Routes" kemudian klik icon tambah (+) dan isikan pada kolom gateway ip dari ISP juga.


Langkah keempat, setting juga ip address untuk vlan siswa dan guru sesuai soal. Untuk konfigurasinya masuk menu "Ip->Address->klik icon tambah (+)".


Langkah kelima, selanjutnya kita konfiguras dhcp server buat vlan siswa,guru dan wifi untuk alokasi range sesuai disoal. Konfigurasi masuk menu "Ip->Pool->klik tambah (+)" kemudian berikan nama dan isikan ip yang sudah ditentukan disoal pada kolom range jika sudah klik "Apply" dan "Ok".
Masih pembahasan dhcp server kemudian masuk di menu "Ip->Dhcp-Server->klik icon tambah (+)", nah perhatikan disini anda cukup edit nama lalu interface mana yang mengarah siswa dan guru kemudian "ip pool" yang sudah tadi buatkan pilih untuk siswa dan guru ataupun wifi. Jika sudah selesai masih dimenu dhcp-server masuk ke menu "networks" disini cukup isikan seperti digambar dibawah ini.

Ip Pool vlan Siswa, Guru dan Wifi


Setting dhcp server


Network dhcp server


Langkah keenam, jika sudah selesai lanjut konfigurasi wifi untuk client yang memakai koneksi wirelless, untuk pertama setting password dengan masuk menu "wirelless->security profiles->klik icon tambah (+)", selanjutnya isikan nama terserah kemudian yang peting dimenu "Wpa dan Wpa2" isikan password wifi yang anda konfigurasi access point nantinya. 


Langkah ketujuh, masih dimenu wirelless kemudian masuk di menu "wifi interfaces" lalu klik dua kali pada interface "wlan1" lalu pilih mode menjadi "ap-bridge" fungsinya perangkat router kita bisa memancarkkan ssid wifi atau access point, jangan lupa edit nama SSID di menu "SSID". jika sudah klik "Apply" dan "Ok".


Langkah kedelapan, setting hotspot server untuk sebelumnya bisa kunjungi artikel konfigurasi hotspot server di RB941-2nd. Jika sudah kita disuruh buat profile user kepalasekolah,siswa dan guru dengan masih2 bandwith berbeda. Untuk langkahnya masuk menu "Ip->Hotspot->server profiles->klik icon tambah (+)". Cukup isikan pada kolom nama sesuai nama dan kolom limit rate isikan bandwith yang sudah ditentukkan soal dengan penulisannya "512k/512k" untuk penulisan tersebut sudah mewakili Max download dan Max upload.

Jangan lupa edit nama tampilan login hotspot dengan isikan nama sekolah anda. Untuk iso kita edit file login.html jika sudah selesai tinggal upload kembali dimenu files.


Langkah kesepuluh, langkah selanjutnya masih dimenu hotspot setting user dan pass untuk siswa, guru dan kepala sekolah cukup masuk menu "Users->klik icon tambah (+)". isikan kolom name sebagai user dan pass untuk pass user tersebut.


Langkah kesebelas, kita sudah selesai konfigurasi router yang ada wifinya sekarang kita lanjut setting router sebagai switch. Nah untuk itu kita juga perlu namanya Bridge supaya router kita dijadikan fungsi switch managemend dengan vlan sisiwa dan guru. Untuk menambahkan interface bridge baru cukup masuk menu "bridge->klik icon tambah (+)" kemudian ikuti langkah seperti gambar berikut ini.


Langkah keduabelas, masih dimenu bridge lalu kita tambahkan interface atau port yang dijadikan switch melewatkkan vlan sisiwa dan guru nah untuk itu masuk menu "ports" lalu klik tambah (+), disini anda cukup arahkan interface mengarah laptop dibawah router switch lalu klik "Apply" dan "Ok".


Langkah ketigabelas, setting vlan managemend untuk router switch dengan masuk menu "switch" kemudian "Vlan" isikan ID vlan dan interface sebagai trunk to router wifi dan access to laptop dibawah router switch.


Langkah keempatbelas, masih dimenu switch lalu masuk di menu port, kemudian setting interface sebagai trunk dengan memilih mode "secure" dan vlan header "add if missing" namun untuk vlan access mode tetap "secure" untuk header "always strip".

Vlan Trunk


Vlan Access id siswa dan guru


Langkah kelimabelas, pengujian vlan id siswa, guru dan konek client via wifi.

Vlan Siswa


Vlan Guru


Konek via Wifi


Login hotspot 


#UKK #TKJ #MIKROTIK #Hotspot

Sekian dari saya
Wassallamu'alaikum wr.wb