Wednesday, July 10, 2019

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10 Buster - Sebelumnya udah pernah saya bahas mengenai apa itu ip? Dan saya tidak akan menjelaskannya cukup tahu bahwa ip sebagai alamat logik yang dapat menghubungkan komputer satu dengan lain baik jarak jauh dan dekat. Debian sendiri adalah sebuah sistem operasi Linux yang sejak lama berdirinya dan sampai saat ini Debian cocok untuk kebutuhan Server anda yang handal. Debian juga memiliki kode nama setiap versi rilis terbaru yang sekarang versi 10 dinamakan "Buster", nama tersebut diambil dari film toy store. Untuk pembaharuan yang dilakukan oleh pengembang Debian ialah sebagai berikut :

Debian 10 buster includes numerous updated software packages (over 62% of all packages in the previous release), such as:


  • Apache 2.4.38
  • BIND DNS Server 9.11
  • Chromium 73.0
  • Emacs 26.1
  • Firefox 60.7 (in the firefox-esr package)
  • GIMP 2.10.8
  • GNU Compiler Collection 7.4 and 8.3
  • GnuPG 2.2
  • Golang 1.11
  • Inkscape 0.92.4
  • LibreOffice 6.1
  • Linux 4.19 series
  • MariaDB 10.3
  • OpenJDK 11
  • Perl 5.28
  • PHP 7.3
  • PostgreSQL 11
  • Python 3 3.7.2
  • Ruby 2.5.1
  • Rustc 1.34
  • Samba 4.9
  • systemd 241
  • Thunderbird 60.7.2
  • Vim 8.1
  • more than 59,000 other ready-to-use software packages, built from nearly 29,000 source packages.


Info tersebut saya ambil dari website resmi debian yaitu https://www.debian.org bisa dikunjungi dengan gratis tanpa dipunggut biaya sedikit pun. Oke lanjut saja ke langkah konfigurasi IP Static di Debian 10 :

Langkah pertama, masuk ke dalam server anda dengan login sebagai superuser. Kemudian check ip address interfaces yang akan dikonfigurasi static. Bagaimana untuk pengecekkannya bisa ketikkan perintah :


setelah itu lakukan action tekan "enter" untuk mengeksekusi perintah tersebut.



Langkah kedua, selanjutnya kita konfigurasi ip address Static di Server anda dimana letak file tersebut berada di "/etc/network/interfaces" lalu tekan "enter". Jika sudah dieksekusi kemudian edit konfigurasi dimana sebelumnya masih mendapatkan ip dhcp namun disini kita buat static. Untuk setting ip static edit config dulunya "dhcp" diganti "static". Dan tambahkan config seperti berikut ini

address 192.168.14.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.14.100
dns-servers 8.8.8.8,8.8.4.4


    Nah jika sudah klik CTRL + X lalu tekan "y" dan selanjutnya tekan "enter".



    Langkah ketiga, Jika sudah selesai konfigurasinya jangan lupa restart service tersebut agar bisa jalan.
    Untuk merestartnya ketikkan perintah sebagai berikut :

    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking restart
    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking status

    Perintah kedua diatas yang pertama untuk merestart service dan yang kedua untuk memastikan apakah service tersebut sudah jalan atau belum.


    Langkah keempat, dicoba untuk check kembali apakah masih tetap sama untuk alokasi ipnya. Jika masih sama lakukan reboot virtual server anda dengan perinta :

    root@zonemint:~#init 6

    Lalu bisa dicoba kembali untuk memastikan.


    Nah alhamdulillah akhirnya selesai juga konfigurasi Ip static di Debian 10 Buster. Jika dirasa masih belum paham bisa tinggalkan pada kolom komentar paling bawah,

    Catatan : "Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba yang memaafkan kecuali keperkasaan, dan tidaklah seseorang merendah karena Allah kecuali Allah akan mengangkatnya" HR Muslim no 2588

    #Debian #Sysadmin #IP #Buster


    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Load comments