Friday, August 23, 2019

Cara mudah mengubah Banner SSH di Debian 10

Cara mudah mengubah Banner SSH di Debian 10

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara mudah dan cepat mengubah Banner SSH di Debian 10 (Buster) - Disini saya tidak akan menjelaskan apa itu SSH karena sebelum ini sudah aku buatkan artikel mengenai cara install dan konfigurasi SSH di Debian 10 bisa dibaca terlebih dahulu sebelum lanjut kesini. Custom banner SSH ini hanya dapat menarik bagi kita bahwa ini server kita atau identitas server kita. Mungkin itu saja sekilas penjelasan singkat dan bermakna. Nah langsung saja ikuti langkah-langkahnya cara mengubah Banner SSH di Debian 10 :

Langkah pertama, create file baru dengan nama terserah anda disini saya memakai nama "banner.txt" yang penting file tersebut berextensi ".txt" ya. Jangan lupa dicreate didalam folder "/etc/ssh/banner.txt" dengan text editor kesukaan anda. Disini saya memakai text editor "nano" kemudian ketikkan perintah seperti berikut :

root@zonemint:~#nano /etc/ssh/banner.txt

Lalu isikan pesan yang akan muncul pada saat remote ssh tersebut.


Langkah kedua, edit juga config default ssh dimana kita akan mengarahkan file banner yang udah kita agar dapat muncul pada saat kita remote ssh di server debian 10 kita.

root@zonemint:~#nano /etc/ssh/sshd_config

kemudian cari nama "#Banner none" jika sudah ketemu tambahkan script seperti gambar berikut :


Langkah ketiga, setelah itu jangan lupa disimpan konfigurasi tersebut lalu restart service ssh debian 10 dengan command seperti berikut :

root@zonemint:~#/etc/init.d/ssh restart
root@zonemint:~#/etc/init.d/ssh status


Langkah keempat, atau terakhir kita coba remote server debian 10 kita melalui service protokol SSH dan hasilnya seperti berikut ini :


Semoga dapat bermanfaat tutorial cara custom atau mengubah banner SSH di debian 10.

Catatan : "Waktu yang digunakan untuk menunggu atau antri, akan sia-sia jika tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat" Dr. Khalid Al Mushlih

#Debian #SSH #Sysamin #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Friday, July 19, 2019

Cara Install dan Konfigurasi SSH Server Debian 10 (Buster)

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Mudah Install dan Konfigurasi SSH Server Debian 10 - SSH adalah akronim dari Secure Shell yang merupakan sebuah protokol jaringan yang memanfaatkan kriptografi untuk melakukan komunikasi data pada perangkat jaringan agar lebih aman. Dalam konsepnya penggunaan SSH ini harus didukung oleh server maupun perangkat atau komputer klien yang melakukan pertukaran data.
Dengan service tersebut kita dapat remote server kita dengan jarak jauh dengan keamanan yang lebih aman dibandingkan telnet. Konsep SSH tersebut ada 2 sisi server dan client, dimana server menginstall sebuah service ssh supaya nanti dapat diremote client melalui aplikasi pihak ketiga seperti putty. Di debian 10 paket untuk menginstall service SSH yaitu Openssh-server dimana dapat dinstall secara offline dengan DVD atau online dengan koneksi internet. Mungkin itu saja sedikit penjelasannya langsung ke langkah install dan konfigurasinya :

Langkah pertama, install paket openssh-server di debian 10 jangan lupa sebelum ini anda sudah mengadd dvd supaya kita install secara offline dengan command :

root@zonemint:~#apt-get install openssh-server

sebelumnya tekan "y" lalu tekan "enter" untuk mengeksekusinya.


Langkah kedua, secara default supaya kita aman dalam remote server kita jarak jauh, biasanya hanyalah mengganti port ssh yaitu 22 menjadi misal 4696 dll. Dan pada permitelogin root itu anda harus bisa buat apa anda remote server kalau hanya buat monitoring tidak perlu user superuser, namun jika anda mengkonfigurasi laiinya anda harus mengijinkan permitelogin root tersebut. Nah dimana file tersebut ialah "/etc/ssh/sshd_config" cukup anda ketikkan perintah :

root@zonemint:~#nano /etc/ssh/sshd_config


Sebelumnya pada baris tulisan "port 22" tersebut ada tanda pagar, Nah itu kamu hilangkan supaya service SSH berjalan dengan semestinya.

Langkah ketiga, restart dan check status apakah service SSH sudah berjalan dengan baik. Untuk merestart dan mengecheck ketikkan perintah berikut :

root@zonemint:~#/etc/init.d/ssh restart
root@zonemint:~#/etc/init.d/ssh status

Nah dengan begitu kita bisa melihat service SSH kita berjalan dengan baik disisi server.


Langkah keempat, kita remote SSH server disisi client cukup install aplikasi putty dan lakukan remote dengan mengisikan ip address server dan port ssh yang telah disetup tadi.


Langkah kelima, pada saat muncul notifikasi security alert tersebut bahwa remote ssh ke server terdapat authentikasi untuk itu pilih "yes".


Langkah keenam, Alhamdulillah akhirnya kita bisa remote server kita jarak jauh dengan protokol SSH begitu security yang dibilang bagus dibandingkan telnet.


Catatan : "Sebelum maju untuk satu urusan penting, berdiskusilah dengan yang berpengalaman. Karena kalau tidak, anda kan menyesal dan merugi lebih banyak" Dr. Mohammed Abdul-Aziz al-Musnad

#Debian #Sysadmin #SSH


Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Friday, July 12, 2019

Cara Mudah Setting NTP Client di Windows 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Konfigurasi NTP Client di Windows 10 dengan cepat dan mudah - Nah sebelumnya kita sudah bahas mengenai apa itu NTP dan saya tidak akan mengulanginya bisa lihat artikel sebelum ini. sementara itu NTP Client adalah protokol yang dapat menghubungkan ke server NTP dengan baik dan benar. Mungkin itu saja sedikit penjelasannya bisa mengartikan secara global. Setelah itu ikuti langkah-langah konfigurasi NTP Client di Windows 10 :

Langkah pertama, buka control panel dengan bisa tekan WIN + R lalu ketikkan control panel atau tidak searching di kolom yang sudah disediakan dengan mengetikkan "control panel".


Langkah kedua, kemudian pilih menu pada control panel yaitu clock and region, setelah itu pilih date and time.


Langkah ketiga, Jika sudah muncul window baru "Date and Time" pilih menu paling kiri yaitu "Internet time". Kemudian pilih lagi "change settings" nanti akan muncul window baru kemudian isikkan alamat server NTP lokal anda yang telah disetting. Jika sudah diisi lalu lakukan "update now" pastikkan muncul notifikasi sukses.


Langkah keempat, Kita sudah terhubung dengan Server NTP Lokal dengan baik dan benar.


Catatan : " Ketika hati anda cenderung berbuat maksiat & cepat mengikutinya, maka itulah hati yg sakit -Syaikh as Sa'di Dr. Muhammad Abdullah Al-Wuhaibi

#NTP #Windows #Debian #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Thursday, July 11, 2019

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10 (Buster)Network Time Protocol (NTP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk pengsinkronan waktu di dalam sebuah jaringan bisa pada jaringan LAN (Local Area Network) maupun pada jaringan internet dan untuk sinkronisasi jam-jam sistem komputer di atas paket-switching, variabel-latency jaringan data. Mengapa kita perlu setting NTP tersebut? sinkronisasi waktu akan lebih penting jika sewaktu-waktu ada seorang yang menyalah gunakkan haknya untuk mengambil alih server tentunya kita akan lebih tau dari log server dengan mencocokkan waktu tersebut. Setiap negara pun mempunyai server ntp yang dapat kita sinkronisasi ke dalam server lokal atau public kita. Paket install aplikasi NTP di Debian 10 ada 2 yaitu NTPd dan Chrony. Disini kita hanya memakai paket install aplikasi NTPd, sebelumnya teman-teman sudah download 3 DVD Debian 10 lalu tambahkan ke dalam server anda untuk sebagai repository lokal atau offline. Mungkin itu saja sedikit penjelasaanya kita lanjut ke langkah-langkah install dan konfigurasi NTP Server Debian 10 :

Langkah pertama, pastikkan server lokal anda terhubung dengan koneksi internet menggunakkan test ping google.com atau 8.8.8.8, jika sudah replay atau terhubung lakukan install paket NTPd dengan command seperti berikut : 

root@zonemint:~#apt-get install ntp

Setelah mengetikkan perintah tersebut jangan lupa tekan "enter" untuk mengeksekusinya. Dan lakukan tekan "Y" berfungsi kita menyetujui untuk menginstall paket NTPd tersebut.


Langkah kedua, selanjutnya edit file konfigurasi NTPd dimana letak konfigurasinya didalam folder "/etc/ntp.conf". Untuk mengedit file kita bisa menggunakkan text editor CLI yaitu nano, kemudian ketikkan perintah " nano /etc/ntp.conf " jangan lupa tekan "enter" ya. Lalu edit line atau baris "pool 0.debian.pool.ntp.org iburst ....." berikan tanda pager didepan, tambahkan dibawahnya dengan alamat server NTP indonesia dan server lokal kita ke client. Untuk itu bisa dilihat gambar berikut ini :


Langkah ketiga, lakukan allow network lokal kita supaya dapat tersinkronisasi waktu sesuai server lokal kita. Yang dimana kita edit baris "restrict 192.168....." isikan sesuai alamat server lokal kita yang digunakkan seperti 192.168.137.0/24 jika sudah simpan konfigurasi tersebut dengan tekan CTRL+X lalu tekan "Y" jangan lupa tekan "enter" juga.


Langkah keempat, setelah kita selesai edit konfigurasi jangan lupa restart service ntp dengan command :

root@zonemint:~#/etc/init.d/ntp restart
root@zonemint:~#/etc/init.d/ntp status

Perintah yang paling bawah tersebut berguna untuk mengecheck apakah sudah aktive atau belum serive ntp kita.


Langkah kelima, kita check apakah kita dapat terkoneksi dengan server NTP Indonesia di server lokal kita dengan command :

root@zonemint:~#ntpq -p

Nanti akan muncul alamat server NTP sesuai negara masing-masing jadi tidak harus sama ya.


Alhamdulillah kita sudah selesai melakukan Install dan Konfigurasi NTP Server Debian 10 (Buster) untuk uji coba disisi client nanti bisa klik judul beriku ini : Cara setting NTP Client di Windows 10. Mungkin itu saja sedikit sharing mengenai bagaimana kita setting NTP Server di Debian 10 (Buster).

Catatan : "Terus terang akan memberikan ketenangan, berikan penjelasan, karena hal ini akan memojokkan syaitan (menghilangkan su’uzhan)Dr. Ali Musri al Indonesi

#Debian #NTP #Sysadmin #Buster

Sekian dari saya
Wassalamu'alaikum wr.wb

Wednesday, July 10, 2019

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10

keyword

Assalamu'alaikum wr.wb

Cara Mudah Konfigurasi IP STATIC di Debian 10 Buster - Sebelumnya udah pernah saya bahas mengenai apa itu ip? Dan saya tidak akan menjelaskannya cukup tahu bahwa ip sebagai alamat logik yang dapat menghubungkan komputer satu dengan lain baik jarak jauh dan dekat. Debian sendiri adalah sebuah sistem operasi Linux yang sejak lama berdirinya dan sampai saat ini Debian cocok untuk kebutuhan Server anda yang handal. Debian juga memiliki kode nama setiap versi rilis terbaru yang sekarang versi 10 dinamakan "Buster", nama tersebut diambil dari film toy store. Untuk pembaharuan yang dilakukan oleh pengembang Debian ialah sebagai berikut :

Debian 10 buster includes numerous updated software packages (over 62% of all packages in the previous release), such as:


  • Apache 2.4.38
  • BIND DNS Server 9.11
  • Chromium 73.0
  • Emacs 26.1
  • Firefox 60.7 (in the firefox-esr package)
  • GIMP 2.10.8
  • GNU Compiler Collection 7.4 and 8.3
  • GnuPG 2.2
  • Golang 1.11
  • Inkscape 0.92.4
  • LibreOffice 6.1
  • Linux 4.19 series
  • MariaDB 10.3
  • OpenJDK 11
  • Perl 5.28
  • PHP 7.3
  • PostgreSQL 11
  • Python 3 3.7.2
  • Ruby 2.5.1
  • Rustc 1.34
  • Samba 4.9
  • systemd 241
  • Thunderbird 60.7.2
  • Vim 8.1
  • more than 59,000 other ready-to-use software packages, built from nearly 29,000 source packages.


Info tersebut saya ambil dari website resmi debian yaitu https://www.debian.org bisa dikunjungi dengan gratis tanpa dipunggut biaya sedikit pun. Oke lanjut saja ke langkah konfigurasi IP Static di Debian 10 :

Langkah pertama, masuk ke dalam server anda dengan login sebagai superuser. Kemudian check ip address interfaces yang akan dikonfigurasi static. Bagaimana untuk pengecekkannya bisa ketikkan perintah :


setelah itu lakukan action tekan "enter" untuk mengeksekusi perintah tersebut.



Langkah kedua, selanjutnya kita konfigurasi ip address Static di Server anda dimana letak file tersebut berada di "/etc/network/interfaces" lalu tekan "enter". Jika sudah dieksekusi kemudian edit konfigurasi dimana sebelumnya masih mendapatkan ip dhcp namun disini kita buat static. Untuk setting ip static edit config dulunya "dhcp" diganti "static". Dan tambahkan config seperti berikut ini

address 192.168.14.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.14.100
dns-servers 8.8.8.8,8.8.4.4


    Nah jika sudah klik CTRL + X lalu tekan "y" dan selanjutnya tekan "enter".



    Langkah ketiga, Jika sudah selesai konfigurasinya jangan lupa restart service tersebut agar bisa jalan.
    Untuk merestartnya ketikkan perintah sebagai berikut :

    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking restart
    root@zonemint:~#/etc/init.d/networking status

    Perintah kedua diatas yang pertama untuk merestart service dan yang kedua untuk memastikan apakah service tersebut sudah jalan atau belum.


    Langkah keempat, dicoba untuk check kembali apakah masih tetap sama untuk alokasi ipnya. Jika masih sama lakukan reboot virtual server anda dengan perinta :

    root@zonemint:~#init 6

    Lalu bisa dicoba kembali untuk memastikan.


    Nah alhamdulillah akhirnya selesai juga konfigurasi Ip static di Debian 10 Buster. Jika dirasa masih belum paham bisa tinggalkan pada kolom komentar paling bawah,

    Catatan : "Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba yang memaafkan kecuali keperkasaan, dan tidaklah seseorang merendah karena Allah kecuali Allah akan mengangkatnya" HR Muslim no 2588

    #Debian #Sysadmin #IP #Buster


    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Thursday, July 4, 2019

    Cara Setting DHCP Server di CHR Mikrotik

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Cara Setting DHCP Server di CHR Mikrotik - Sering kita ketahui pada saat kita connect sebuah wifi dengan otomatis kita mendapatkan ip dengan otomatis. Tanpa kita sadari bahwa mendapatkan ip otomatis dari wifi begitu kita perlu sebuah server. Nah server tersebut dinamakan DHCP Server. DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk mempermudah pengalokasian IP Address pada satu jaringan. DHCP memberikan nomor IP Address dengan mengambil nya dari database DHCP server. 
    Mungkin itu saja penjelasan sedikit mengenai DHCP Server langsung saja langkah-langkah konfigurasinya.

    Langkah pertama, Buatlah topologi jaringan dimana terdapat router 1 dan 2 client, lebih jelasnya lihat topologi berikut ini :


    Langkah kedua, Remote router CHR-1 atau router 1 dengan winbox maupun terminal dengan protokol ssh dan telnet. Kemudian setting nama identitas router tersebut dengan command :

    [admin@mikrotik] > system identity set name=CHR
    [admin@CHR] >

    Setelah itu konfigurasi ip address yang menuju lokal atau ke client, dengan command :

    [admin@CHR] > ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether6

    Selanjutnya buatlah range ip yang dapat dipinjamkan ke client dengan command :

    [admin@CHR] > ip pool add range=192.168.10.2-192.168.10.200 name=DHCP


    Langkah ketiga, Setelah membuat ip range kita masukkan kedalam alokasi untuk peminjaman ip dhcp client di setting sisi server. Untuk cara settingnya ketikkan perintah :

    [admin@CHR] > ip dhcp-server add interface=ether6 address-pool=DHCP lease-time=20m name=DHCP disabled=no
    [admin@CHR] > ip dhcp-server add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1

    Dengan begitu kita sudah selesai konfigurasi DHCP Server di sisi Router.


    Langkah keempat, setting ip dhcp client disisi client lalu coba ping ke gateway 192.168.10.1.


    Langkah kelima, untuk mengecheck siapa yang dapat ip dhcp client disisi router ketikkan perintah sebagai berikut :

    [admin@CHR] > ip dhcp-server lease print


    Sudah selesai kita konfigurasi DHCP Server di sisi router mikrotik dengan melalui terminal untuk GUI lebih mudah. Dengan begini kita tidak usah susah mensetting ip kita untuk terhubung satu network dengan router, cukup kita setting dhp langsung connect.

    Catatan : "Ketika harapan itu kita gantungkan kepada manusia, pasti berakhir dengan kekecewaan. Harapan yang indah adalah hanya berharap kepada Allah semata" Ustadz Abu Yahya Badursalam.

    #Mikrotik #MTCNA #DHCP #CHR


    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Friday, June 28, 2019

    Tutorial konfigurasi basic Mikrotik terhubung Internet

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Cara konfigurasi Basic Mikrotik dapat terhubung dengan internet - Sebuah jaringan internet dapat terhubung satu sama laiinya karena adanya sebuah perangakat router seperti Routerboard Mikrotik. Router berperan sangat penting dalam memanajemen jaringan baik public maupun local. Sehingga terdapat namanya Layer 3 (Network Layer) yang disitu tugas router untuk mendistribusikan internet ke user sehingga dapat berkomunikasi antar kota, negara, maupun global. Salah satu produk router yang terlaris diindonesia yaitu Routerboard Mikrotik. Mikrotik berkerja dalam bidang komunikasi jaringan yang sekarang produk tersebut sangat banyak digunnakan diindonesia. Keunggulan dari router ini ialah dapat memanajemen jaringan dimana router dapat dijadikkan server ke client yang terhubung, relatif juga harga jual di indonesia karena router sekelas mikrotik dapat menjalankan beberapa fitur yang harusnya diserver melainkan dapat dijalankan di router mikrotik.

    Nah jika masih penasaran untuk mengkonfigurasi ikuti langkah-langkah beriku ini ya :

    Langkah pertama, kita akan menghubungkan mikrotik dengan internet via Wirelless. Hal yang perlu dipersiapkkan setting passwd wifi yang mau ditembak atau disambung dengan router anda.

    Untuk caranya pilih menu "wirelless" lalu langkah selanjutnya masuk pada opsi "security profiles" kemudian create baru profile dengan klik tambah ( + ), Hal yang perlu diperhatikan untuk security pilih "WPE2PSK" dan pada cek list "TKIP" dicentang ya. Terakhir masukkan password wifi yang ditembak harus sesuai bukan buat sendiri password ini.


    Langkah kedua, Selanjutnya jika sudah selesai membuat password tersebut. Kemudian pindah pada opsi "Wifi-Interfaces" dan klik kiri 2x dan pilih menu "Wirelles" pastikkan mode "station" yang artinya kita sebagai penerima. Lalu cari menu kanan tersebut yang namanya "Scan" untuk mencari wifi yang mau ditembak. Jika sudah akan muncul window baru lalu pastikan menu "interfaces" pilih "wlan1" dan klik start.
    Nah kalau sudah muncul wifi yang mau ditembak lalu klik kiri 2x lalu klik connect.


    Langkah ketiga, masih di menu "wifi interfaces" wlan1 setting pada security profiles dan pilih nama password yang sudah dibuat tadi ya.


    Langkah keempat, jika sudah selesai kita menghubungkan router mikrotik via wirelless langkah selanjutnya berikan ip address. Bagaimana cara mensettingnya??? Kalau disini wifi yang saya tembak itu menyediakkan ip dhcp. Kemudian masuk pada menu "ip-dhcp-client" lalu klik create atau tambah ( + ) terus pilihlah interfaces "wlan1" selanjutnya klik "apply" dan "OK".


    Langkah kelima, terakhir kita akan setting DNS Server yang berguna buat record ke global yang dapat dikenali dengan nama buka alamat ip address ya. Isikan pada kolom server dengan ip dns global milik google "8.8.8.8,8.8.4.4" dan jangan lupa centang pada "allow remote request".

    (Allow Remote Requests disini berfungsi menjadikan Router sebagai DNS Server bagi client. Jadinya, Client tidak perlu menggunakan dns dari ISP lagi. Client Cukup menggunakan IP dari interface Router yang terhubung dengan Client (ether2). Karena nantinya Client akan diarahkan menuju DNS Server Router MikroTik)



    Nah disini bisa dilanjut untuk share internet ke client baik via wifi maupun lan. Dan saya menyediakkan video tutorial dibawah ini semoga dapat bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

    Video Tutorial :



    Catatan : "Musibah besar itu adalah seseorang mengetahui kekurangan dirinya, tapi tak peduli dan tak mau memperbaiki kekurangannya tersebut" Ibnu al-Mubarak

    #Mikrotik #MTCNA #Basic #Wirelles


    Sekian dari saya
    Wassalamau'alaikum wr.wb

    Saturday, June 22, 2019

    Cara Konfigurasi Manajemen User di MikroTik

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Manajemen User di MikroTik Setelah tadi kita merubah identitas router MikroTik, kita juga bisa menambah / menghapus user yang dapat mengakses Router. Pada konfigurasi default, MikroTik hanya mempunyai satu user, yaitu admin dan tidak memiliki password. User pada MikroTik sendiri mempunyai Group atau Hak akses yang dapat di lakukan oleh User tersebut. Diantaranya :


    • Full = User dengan hak akses full bisa melakukan semua konfigurasi di router MikroTik. Dan bisa menambah/menghapus User. 


    • Write = User dengan hak akses write hanya bisa melakukan konfigurasi (menulis), dan tidak bisa menambah / menghapus user yang ada.


    • Read = User dengan hak akses Read hanya bisa melihat konfigurasi di Router MikroTik saja. Tidak bisa melakukan konfigurasi apapun. 

    Untuk menambahkan user baru, ada 2 cara dengan CLI maupun GUI berikut ini cara konfigurasinya :

    Langkah pertama, Buka aplikasi winbox lalu remote router mikrotik anda kemudian buka menu " System => Users => kemudian tekan tombol + " untuk hasinya sebegai berikut :


    Langkah kedua, sedikit perbedaan dari langkah sebelumnya karena disini kita setting via terminal atau bisa disebut CLI ya. Nah jika masih penasaran jangan lupa dibaca sampai akhir ya.

    [admin@CHR-MAGIGI] > user add name=Guest group=write password=guest123
    [admin@CHR-MAGIGI] > user print

           
    Saya lampirkan video tutorialnya :



    Catatan : "Ketika harapan itu kita gantungkan kepada manusia, pasti berakhir dengan kekecewaan. Harapan yang indah adalah hanya berharap kepada Allah semata"  Ustadz Abu Yahya Badursalam.

    #Mikrotik #MTCNA #RB760iGS


    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Thursday, June 20, 2019

    Cara Merubah System Identity MikroTik

    keyword

    Asslamu'alaikum wr.wb

    Cara Merubah System Identity MikroTik - Setelah kalian meremote routerboard mikrotik , sekarang kita akan merubah Identitas / nama dari routerboard kita. Kita bisa lihat identitas routerboard di Terminal saat kita mengetikkan perintah text (CLI), yaitu [admin@MikroTik] > yang saya beri garis bawah, itulah identitas dari router, defaultnya bernama “MikroTik”. Sedangkan “admin”adalah user yang kita gunakan pada router mikrotik tersebut, kita akan bahas selanjutnya. Kita bisa merubah identitas system dengan cara :

    Via GUI 

    Dibawah ini cara setting system identity via winbox atau bisa dibilang GUI. Cukup buka menu "System > Identity > isikan nama identitas router anda > kemudian klik Apply > lalu OK". Hasilnya akan berubah awalnya "Mikrotik" menjadi "CHR-ZONEMINT".

    Via terminal 

    Jika kita mau setting via Terminal atau basis text bisa buka menu "Terminal" kemudian ketikkan perintah seperti berikut :

    [admin@MikroTik] > system identity set name=CHR-ZONEMINT
    [admin@CHR-ZONEMINT] >


    Berikut ini Video Tutorialnya :



    Catatan : "Orang berakal bukanlah yang kenal akan mana yang baik mana yang buruk, melainkan orang yang jika kenal kebaikan lalu ia ikuti, jika kenal keburukan lalu ia jauhi" Sufyan ibn Uyainah

    #Mikrotik #MTCNA #RB760iGS 

    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb

    Saturday, June 15, 2019

    Cara remote router Mikrotik dengan Winbox, SSH, Telnet dan Browser

    keyword

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Cara remote router Mikrotik dengan Winbox, SSH, Telnet dan Browser - Dengan perkembangan zaman internet sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Banyak vendor jaringan yang menyediakkan berbagai fungsi salah satu untuk mendistribusikkan koneksi internet ke device seperti smartphone, laptop ataupun pc dll. Dengan begitu berikut ini vendor jaringan yang populer di negara indonesia yaitu mikrotik. Router mikrotik sangat berperan penting untuk mendistribusikan koneksi internet. Selain itu masih banyak fungsi dari router mikrotik, namun banyak juga kita dapat meremote router tersebut dengan protokol SSH, Telnet, Winbox dan Browser. Salah satu dari keempat tersebut juga memiliki interfaces yang berbeda. Untuk lebih lanjutnya kita lakukan bagaimana remote router mikrotik dengan keempat cara tersebut.

    Winbox

    Winbox adalah sebuah software atau utility yang di gunakan untuk meremote sebuah server mikrotik kedalam mode GUI (Graphical User Interface) melalui operating system windows.

    Langkah pertama, download aplikasi tersebut di website resmi produk mikrotik yaitu mikrotik.com lalu jalankan aplikasi tersebut. Untuk meremote bisa menggunakkan mac address dan ip address. Namun jika menggunakkan ip address anda harus satu kelas network atau sudah dilakukan routing supaya dapat berkomunikasi berbeda network.


    Langkah kedua, kita berhasil untuk meremote router mikrotik dengan aplikasi Winbox. Sebelumnya saya juga sudah membuat artikel membahas tentang aplikasi winbox bisa dibaca terlebih dahulu ( Mengenal tools Winbox ).


    SSH 

    Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, login antarmuka baris perintah, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya antara dua jaringan komputer.

    Langkah pertama, sebelum melakukan untuk meremote router mikrotik dengan SSH terlebih dahulu download sebuah aplikasi yang dapat meremote sebuah router dengan service SSH tersebut yaitu Putty bisa langsung download di website resminya putty.org. Jika sudah untuk meremote kita hanya bisa menggunakkan ip address tidak bisa dengan mac address jadi terlebih dahulu samakan satu network ya!!! Untuk langkah prosedurnya cukup simple masukkan alamat ip address lalu klik connect.


    Langkah kedua, kita dapat remote mikrotik dengan service SSH tersebut.


    Telnet

    Telnet adalah singkatan dari Telecommunications Network Protocol, merupakan remote login yang terjadi pada jaringan internet disebabkan karena adanya service dari protocol Telnet. Dengan adanya Telnet dapat memungkinkan pengguna dapat mengakses komputer lain secara remote melalui jaringan internet.

    Langkah pertama, jika anda menggunakkan windows buka window "command prompt" namun jika anda menggunakkan sistem operasi Linux cukup buka "terminal" lalu ketikkan perintah "telnet 192.168.16.1" kemudian tekan "enter" untuk mengeksekusinya. Jika gagal mengeksekusi perintah telnet di windows terlebih dahulu aktifkan command perintah telnet ya ( Cara Enale Fitur Remote Telnet di Windows 10)


    Langkah kedua, hasilnya kita dapat meremote router mikrotik dengan protokol telnet tersebut.


    Browser

    Kita dapat meremote router dengan aplikasi browser karena router mikrotik menggunakkan service http dengan port 80. Browser adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi di Internet. Beberapa penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Safari.

    Langkah pertama, install salah satu aplikasi browser saya contohkan google chrome. Untuk meremote cukup simple ketikkan alamat ip router yang mau diremote atau domain yang sudah direcord pada router tersebut dengan service DNS. Lalu masukkan user dan pass yang dapat meremote router mikrotik tersebut.


    Langkah kedua, Alhamdullilah akhirnya kita dapat meremote router mikrotik dengan begitu mudah dan simple.


    Dari keempat cara tersebut bisa disimpulkan bahwa setiap cara juga mempunyai kelebihan dan kekurangan jadi bagi saya recomended bisa menggunakkan winbox ya hehehe :)

    Catatan : "Jika kamu berada di waktu sore, janganlah tunggu waktu pagi. Jika engkau berada di waktu pagi, janganlah menunggu sore hari. Pergunakanlah sehatmu sebelum datang sakitmu, dan pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu".

    #Mikrotik #SSH #Telnet 

    Sekian dari saya
    Wassalamu'alaikum wr.wb